Tau kan James Patterson, kalau belum tau kebangetan deh. Salah satu novelnya yang sangat famous itu adalah berjudul Roses Are Red. Keknya ngingetin kita sama sesuatu? Yup!
Roses are red
Violets are blue
Sugar is Sweet
But not as sweet as you
Duhhhh, maunya deh ada yang ngirimin aku kata2 ini,heheheh.
Novel Roses are red berkisah tentang seorang detektif FBI yang bernama Alex yang berbackground sebagai seorang psikolog. Alex adalah seorang duda dengan 2 anak. Pekerjaanya sebagai detektif agen FBI dihadapkan pada berbagai kasus pembunuhan dan perampokan bank tingkat international membuat dirinya khawatir terhadap keselamatan anak2 dan keluarga terdekatnya.
Dengan sahabat dekatnya yang sekaligus sebagai bosnya Alex, mereka berusaha mengungkap sebuah pembunuhan sadis bersambung yang merajalela di United State. Kepintaran sang master killer yang menyebutnya dirinya sebagai Master Mind menyita waktu Alex dan membuat kalang kabut semua agen departemen FBI di United State.
Tidak terkecuali kehidupan pribadi Alexpun menjadi sasaran empuk bagi sang Master Mind. Satu persatu kekasih Alex mati dalam kondisi yang mengenaskan. Satu2nya kekasih yang dimiliki Alex yang masih hidup adalah Christine. Christine yang menjadi korban penculikan selama hampir 1 tahun dan telah dinyatakan mati ini pun akhirnya pergi meninggalkan Alex karena trauma atas penculikan dan rasa tidak aman terhadap pekerjaan Alex.
Dalam kesibukannya mengatasi kasus pembunuhan dan perampokan yang didalangi oleh Master Mind, Secara tidak sadar Alex sedikit demi sedikit menjadi jauh dari keluarganya karena seringnya berada diluar kota. Hal ini dijadikan kesempatan oleh Master Mind untuk memainkan perannya.
Pada saat kasus2 pembunuhan semakin meningkat Alex mendapatkan seorang partner wanita yang cerdas dan cantik bernama Betty. Kepiawaian Betty dalam mengungkap kasus2 pembunuhan ternyata telah tercium oleh Master Mind. Alex yang sedang dilanda cinta dengan partnernya ini terpaksa harus memendam perasaanya karena kekhwatiran dirinya atas diri Betty. Bagaimanapun juga Master Mind dapat mengendus apa yang sedang Alex rasakan.
Bettypun tidak luput dari daftar orang yang akan dilenyapkan oleh Master Mind.
Disaat yang bersamaan Alex dihadapkan atas ancaman keselamatan orang2 yang dicintainya, anak2nya dan Betty yang Alex belum sempat menyatakan betapa ia sangat mencintai Betty.
Alexpun menjadi permainan atas strategi dari kisah2 pembunuhan yang di pimpin oleh Master Mind. Alex tidak pernah menyadari betapa sang Master Mind melihatnya begitu dekat. Dekat sekali hingga Master Mind mampu merasakan nafasnya Alex.
So, siapakah si Master Mind ini? Mampukah Alex menghadapi si Master Mind yang super keji dan super psycho ini?
Siapa sesungguhnya sang Master Mind ini di ungkap pada novel berikutya yang berjudul Violets Are Blue.
Tercipta Untukku,
DBLN, 21.11-060609
Blog Archive
-
►
2012
(17)
-
►
January
(16)
- Oh, Online Dating
- Indonesian Jokes Aren't Funny
- Online Best Friend? Why Not!
- Mistakes I've Made
- JengSri's Blog Speaks Against SOPA and PIPA
- Can You Discuss With Me?
- Social Network And Etiquette
- Fake, Expert
- The Republic Of 'Ketoprak'
- "Indonesia Suka Korupsi, eh?"
- I Love iTunes!
- Top Ten Posts 2009-2012
- 3 Common Technical Problems on iPad2
- Getting To Know iPad2
- Standoff By Sandra Brown
- New Year Resolution 2012
-
►
January
(16)
-
►
2011
(123)
-
►
December
(15)
- Massive Winter Sale 2011
- Film: It's A Wonderful Life (1947)
- Ransom
- Letter To Santa
- Because She Loves Me,
- Happy Birthday
- The Christmas
- Women In Psychosis (3): Provoke
- Have You Got A Secret?
- Two Facebook Accounts?
- Proud To Be A Volunteer: The Cheaster Beatty Libra...
- Health, Health, Health!
- If You Can't Access Your Blog Account Or Your Blog...
- Is Your Blog Hacked Or Deleted By Google?
- Hello December,
-
►
November
(14)
- Payroll System
- Rusty
- Why Social Network?
- Education Oh Education
- Proud To Be A Volunteer: She's Rock!
- Proud To Be A Volunteer: My First Day Teaching Com...
- Proud To Be A Volunteer
- Energy
- Discrimination Phenomena In The Job Ads
- Cebong Ipiet's Template
- The New Template For JengSri's Blog
- So What's The Best Host For Blogging?
- Introduction To Table Access 2007
- At Least I Give It Try
-
►
December
(15)
-
▼
2009
(146)
-
▼
June
(17)
- G A R U D A
- Cinta AbangKu
- Increase Your Business Through Web Directories
- I K H T I A R
- Decorate Your Home Lighting
- SudahKah Ku-Katakan?
- S T U C K
- Direct TV Packages
- R U B I S H
- Sorry Seems To Be The Hardest Word
- Exam, Phd, SoulMate, Prince William
- E N V Y By Sandra Brown
- Breakfast On PLUTO By Patrick McCabe
- With No Reason
- Roses Are Red By James Patterson
- Flora Women's Mini Marathon 2009
- Fantastic Marathon!
-
▼
June
(17)
Popular Posts
-
In a research we sometimes find a statement such as "There is no significance difference between element A to element B", the statement is...
-
What do you see of the illustration on the left? I’m sure your first answer is going to be a man with a saxophone. However, do you rea...
-
This is the continuation of my previous posting about the basic of neurons. The structure of neuron that I wrote on my previous posting wa...
6 Jun 2009
Roses Are Red By James Patterson
Posted by
Jeng Sri
Tau kan James Patterson, kalau belum tau kebangetan deh. Salah satu novelnya yang sangat famous itu adalah berjudul Roses Are Red. Keknya ngingetin kita sama sesuatu? Yup!
Roses are red
Violets are blue
Sugar is Sweet
But not as sweet as you
Duhhhh, maunya deh ada yang ngirimin aku kata2 ini,heheheh.
Novel Roses are red berkisah tentang seorang detektif FBI yang bernama Alex yang berbackground sebagai seorang psikolog. Alex adalah seorang duda dengan 2 anak. Pekerjaanya sebagai detektif agen FBI dihadapkan pada berbagai kasus pembunuhan dan perampokan bank tingkat international membuat dirinya khawatir terhadap keselamatan anak2 dan keluarga terdekatnya.
Dengan sahabat dekatnya yang sekaligus sebagai bosnya Alex, mereka berusaha mengungkap sebuah pembunuhan sadis bersambung yang merajalela di United State. Kepintaran sang master killer yang menyebutnya dirinya sebagai Master Mind menyita waktu Alex dan membuat kalang kabut semua agen departemen FBI di United State.
Tidak terkecuali kehidupan pribadi Alexpun menjadi sasaran empuk bagi sang Master Mind. Satu persatu kekasih Alex mati dalam kondisi yang mengenaskan. Satu2nya kekasih yang dimiliki Alex yang masih hidup adalah Christine. Christine yang menjadi korban penculikan selama hampir 1 tahun dan telah dinyatakan mati ini pun akhirnya pergi meninggalkan Alex karena trauma atas penculikan dan rasa tidak aman terhadap pekerjaan Alex.
Dalam kesibukannya mengatasi kasus pembunuhan dan perampokan yang didalangi oleh Master Mind, Secara tidak sadar Alex sedikit demi sedikit menjadi jauh dari keluarganya karena seringnya berada diluar kota. Hal ini dijadikan kesempatan oleh Master Mind untuk memainkan perannya.
Pada saat kasus2 pembunuhan semakin meningkat Alex mendapatkan seorang partner wanita yang cerdas dan cantik bernama Betty. Kepiawaian Betty dalam mengungkap kasus2 pembunuhan ternyata telah tercium oleh Master Mind. Alex yang sedang dilanda cinta dengan partnernya ini terpaksa harus memendam perasaanya karena kekhwatiran dirinya atas diri Betty. Bagaimanapun juga Master Mind dapat mengendus apa yang sedang Alex rasakan.
Bettypun tidak luput dari daftar orang yang akan dilenyapkan oleh Master Mind.
Disaat yang bersamaan Alex dihadapkan atas ancaman keselamatan orang2 yang dicintainya, anak2nya dan Betty yang Alex belum sempat menyatakan betapa ia sangat mencintai Betty.
Alexpun menjadi permainan atas strategi dari kisah2 pembunuhan yang di pimpin oleh Master Mind. Alex tidak pernah menyadari betapa sang Master Mind melihatnya begitu dekat. Dekat sekali hingga Master Mind mampu merasakan nafasnya Alex.
So, siapakah si Master Mind ini? Mampukah Alex menghadapi si Master Mind yang super keji dan super psycho ini?
Siapa sesungguhnya sang Master Mind ini di ungkap pada novel berikutya yang berjudul Violets Are Blue.
Tercipta Untukku,
DBLN, 21.11-060609
Categories
Books
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


39 comments:
wah, gak pas dengan aku, soale gak suka baca novel, he he he
Pernah liat novel ini di gramed, tpai gak jadi beli, budjet cum acukup untuk sidney sheldon dan agatha christy
ceritanya kurang panjang tuh, sak detile sekalian kek... haha
tumben, review buku... btw, kemana ajah?
Aku baca bukunya dulu deh,... kebetulan minggu lalu sempet beli waktu singgah di Gramed, tapi belon rampung bacanya......
Yang tercipta untukku siapa sih??
@bahry: sukanya baca apa bang?
@Ijo: sini ditambahin tri ;)
@Suryaden: Kurang detail toh mas den?
@Ratu: Doh, ane kan dah ngomong say maren2.
@BangIwan: saya juga lagi mikir bang, sapa,hehehe.
Ulasan buku yang mantap jeng. Jadi pengen baca, kebangetan ya sy belum baca ini, hehe.
duh sopo iku James Patterson, aku taunya james polar. btw kok ada pmbunuhan sgala sih...tp keknya bagus deh ni buku.pinjem ahh...
Jadi penasaran jeng...menanti kelanjutan ceritanya...berat juga tugas alex...2 hal yg harus dilakukannya antara tugas dan kewajiban melindungi keluarganya...
Wah mbak, keren yah. Sayang, englisku terbatas banget. Saya jarang baca karya2 english (inilah kelemahan yang paling lemah)
Seru dan tegang baca ceritanya. Mbak, ada award tolong ambil yaks... :)
novel warna-warna..merah kuning ijo di langit yang ungu.hehehe
ada yang terjemahan nggak mbak?
ada terjemahannya gak ya jeng...
kalo gak ada huaaaaa sayang sekali diriku yg gak pinter ingglisan gini...
di reviuw lagi dunk jeng... yg detail gitu hahahha sapa master mind nya biar gak penasaran
Aku sampai sekarang gak berhasil dapatin buku itu. Jadi, setidaknya review dari JengSri bisa mengurangi rasa penasaranku. Cuma..., sayang sekali gak "dijlentrehke" sisan siapa itu master mind hahaha...
Aku tunggu review dari Violets Are Blue... ^_^
duh,, siapa sih Master Mindnya?! penasaran aku,, lanjutannya di repiu lagi dong jeng,, biar langsung baca di sini aja gituh,, hehehehe.. :p
nice review...kekekkkeke, soalnya nggak ngerti buku itu...heheehe
wadoooh ,,, saya demen banget sama cerita-cerita kayak gini mba'e. tapi mesti beli buku dulu ya ??? *sigh*
brarti bukunya kayak tetralogi gituh ya mbak??
Ohhh udah jadi Kurator Buku juga toh ?
Kalau aku gak sempet tuh baca-baca buku, kalau buku resep kadang,.... atau Primbon biar bisnis lancar..he,,...he..he..he
Lah bacaanya koQ bau-bau ada Psikologi juga, si Tokoh Utama berlatar belakang Psikolog. Mbok ya sekali-kali tentang Penjual Nasi membongkar Kejahatan kan Seru itu. Penjahatnya Komplotan Perempuan Berkaki Panjang. Kalau Makan selalu Utang, Kalau ditagih selalu menghilang....
Sekali nongol ya mau utang...
Roses are red
Violets are blue
Sugar is sweet
But not as sweet as you.....
he..he.. tuh ada yang ngirimin..... btw novelnya keren abis diaJeng... bikin penasaran buwangets... tapi juga bikin pusing pas baca...
novel, sepertinya sampai saat ini baru dua novel yang kubaca itupun yang satu belum selesai, makanya black gak romantis, ga bisa bilang
..........................
Roses are red
Violets are blue
Sugar is Sweet
But not as sweet as you
..........................
yang tercipta untuk jeng dah jengsri temukan toh, siapakah pria yang beruntung itu***
ada award bersambung dirumahku buat jengsri yang sweeeeeeeeeett...
pengen baca.. hiks malah belum baca, kelewatan banget ya jeng
Roses are red
Violets are blue
Sugar is sweet
But not as sweet as you...
tuh aku kirimn lagi jeng...
oh aku jadi kangen baca euy
tp tau gak sih...kmrn2 gw kan baca maryamah n ampe skrg blom kelar juga hahha...
koreksi dikit, Jeng..lagunya ada yg kurang:
Sugar is sweet, my love
Jgn2 setelah Violets Are Blue, sambungannya lagi dikasih judul Sugar Is Sweet ya? hehehe...
Btw, ga terlalu suka James Patterson coz pembunuhannya sadis (pernah bc sekali)
Jalan jalan malam mampir minta minum diaJeng....
Ditambahi apanya mbak..??budgetnya...?? asik..asik..asik.....:D
ini semacam action romantis ya Jeng? kayanya cukup menarik neh..apalagi klo di film kan... eehh apa udah ya ?
aku baru tau itu karangannya James Patterson. :(
haduuuh mbaak.... sik komen sik wae.... hihihihi... bacanya lanjut ntaar,,,
sebentar jeng sri
aku nabung dulu ya??
ntar insyaallah aku dapetin dech tu buku
woke jeng
wah seru juga nih ceritanya, ebook nya ada dimana ya jeng..??
Nice Blog. Congrats.
-Zakir Ali ‘Rajnish’
{ Secretary-TSALIIM & SBAI }
[Editor- Children’s Poem & Adult’s Poem]
Wah ntar gw cari bukunya....
red are roses
master mind tuh si Joe melawan Limbad
salam kenal jeng sri. rame yah disini numpang tenar dan mohon bimbingan baru jeng. ;)
tentang perjlanan hidup FBI dan cinta ya h jeng.
nupang nyepam jeng.
http://awalsholeh.blogspot.com/2009/06/dukungan-bagi-ibu-prita-mulyasari.html
kayaknya asik tuh jenk... tar kl py duit beli ah hihi eh pa kabar ne
waaaah...kayaknya menarik tuh....cari ah....
Post a Comment