Ibu Segala Jaman ; Reni Judhanto

Monday, August 03, 2009 JS Hanniffy 1 Comments

Menjadi orang tua yang bijaksana bagi anak2nya adalah suatu 'pekerjaan' yang sangat sulit. Terlebih era yang menuntut anak2 masa kini harus cerdas. Cerdas dalam berpikir dan bersikap. Tentunya memerlukan orang tua yang cerdas pula untuk memiliki anak2nya tumbuh dan berkembang menjadi sosok pribadi yang cerdas dalam berpikir dan bersikap. Kecerdasan yang dimiliki orang tua bukan hanya di ukur dari intlegensia yang dimiliki oleh orang tua, namun juga kepandaian orang tua dalam menyikapi anak2nya sesuai dengan stage perkembangan umurnya. Jika orang tua mampu memberikan attitude sesuai dengan stage anak2nya, maka sikap tersebut akan memantulkan sikap balance balik dari sang anak. Sayangnya, jarang sekali ditemui hal ini di negeri yang bernama Indonesia. Sering sekali kultur dan sosial menjadikan seorang anak terpenjara untuk memberikan kebebasan berinspirasi dan berkarya. Padahal ribuan anak2 Indonesia yang berpotensial yang tak bisa dihitung dengan jari berserahkan dipelosok negeri ini. Bicara tentang orang tua, ibu memegang peranan penting bagi pertumbuhan anak2nya. Peranan seorang ibu (baik atau buruk) dalam stage perkembangan seorang anak akan besar pengaruhnya psikologisnya saat sang anak menjelang dewasa nanti. Orang tua yang sudah memiliki dasar knowledge tentang psikologi anak (baik dari pengalaman masa kecil atau observasi dari orang lain), jika ini digunakan dalam penyampaian pesan (attitude dan education) yang baik maka sang anak akan dapat menerima penyampaian tersebut dengan clear dan menyikapi balik dengan positif attitude. Sayangnya, justru banyak orang tua yang sering menyampaikan (baik dalam sikap atau prakata) pesan yang negatif kepada anak2nya (disengaja atau tidak disengaja). Penjelasan yang lebih spesifik tentang ini, saya akan lanjutkan di blog psikologi Feeling Mind Behaviour. Memanglah tak mudah memberikan yang terbaik bagi anak dalam bentuk spritual yang menurut sang anak itu sendiri itu adalah kebijakan untuk dirinya. Sering sekali orang tua menganggap apa yang dilakukan oleh mereka adalah kebijakan untuk anaknya, namun sering juga anak menerima pesan tersebut sebagai sesuatu yang SALAH bagi dirinya, yang pada akhirnya menimbulkan gap-mind antara orang tua dan anak. Tulisan diatas terinspirasi atas karakter seorang ibu blogger yang saya beri julukan "Ibu Segala Jaman" bernama Reni Judhanto. Ibu rumah tangga yang sekaligus pekerja dan mempunyai hobi menulis di blog ini telah menularkan hobi positifnya kepada anaknya yang bernama Sasha. Nyatanya Sasha memiliki bakat menulis yang cukup berpotensial untuk diasah menjadi penulis yang handal. Ini terlihat dari beberpa prestasi yang telah Sasha raih dari sekian banyak tulisan2nya. Ibu yang luar biasa ini telah memberikan semangat yang luar biasa kepada sang anak sejak masa belia. Kecintaan beliau kepada anaknya ditunjukkan dengan memberi contoh kegiatan yang kreatif dan positif yang menimbulkan minat dan bakat anaknya. Meskipun masih dalam taraf belum gemilang, ini adalah merupakan suatu langkah permulaan yang perlu di jadikan panutan bagi orang tua masa kini. Dengan pekerjaan dikantor sekaligus menjadi seorang ibu dan istri tidak membuat beliau keteter untuk memberikan yang terbaik bagi anak dan keluarganya. Beliau adalah seorang ibu dengan kecerdasan yang di dambakan oleh setiap anak di segala jaman. Atas kreativitas beliau di dunia blogging, beliaupun mendapatkan julukan juragawati award, karena keramahan dan aktifitas beliau di dunia perblogeran, beliau jadi sering ketitipan award dari sahabat bloggers. Award2 yang saya lebih suka menyebutnya NOBEL PERDAMAIAN ini, telah di wariskan kepada saya. Untuk Ibundanya Sasha, saya ucapkan terimakasih atas Cyber Friendship kita selama ini. Semoga tetap terjalin abadi meskipun hanya melalui dunia maya. DBLN, 15.59-030809

1 comment:

  1. Yang ini juga, secara yang di bahas ntu MBAK RENI sih....hehehhe...
    Mantabbb dan setuju deh ma reviewnya......
    Dan selamat awardnya...

    ReplyDelete

Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.

Blogger since 2008, writing with a fresh perspective.

Twitter Feeds