Maap Lagi, Maap Lagi.......

Wednesday, September 09, 2009 JS Hanniffy 28 Comments

Sememangnya manusia itu (Katanya) dikodratkan SUKA'nya bikin salah lalu 'MUDAH'nya minta maap. Mendingan kali ya, daripada bikin salah trus gak minta maap sama sekali? Yang umumnya adalah jika sebuah maap selalui disertai dengan alasan2 tetek bengek yang notabenenya memang tetap 'perbuatannya adalah salah'. Sebuah kata maap tidak lagi berfungsi jika permohonan maaf di sertai dengan sebuah pembelaan diri tanpa mau mengubah diri untuk tidak melakukan kesalahan yang sama (anak kecil juga tahu kalau yang ini mah...)
"I don't judge people", itu kata saya kalau dimintain pendapat, si anu gimana, si itu gimana, si ono kayak apa. Dan saya pribadi sebagai seorang psikolog yang amatiran yang baru aja akan berwisuda ria pada hari Jum'at nanti ,tentunya masih dalam rangka riset sana sini, uji coba sana sini, sama halnya seperti Mbahnya sang psikolog si Sigmund Frued yang riset2nya yang sudah berpuluh2 tahun hingga saat ini masih saja di jadikan riset diseluruh fakultas psikologi di seluruh dunia. Tentu saja riset tak akan pernah usai dan selesai, karena yang dipelajari adalah tentang kejiwaan, sesuatu yang invisible, bahkan seseorang yang sudah mendapatkan gelar doctor dalam psikologi pun akan tetap melakukan riset sepanjang hidupnya sampai dia mati. Dan tentang aturan psikologi untuk 'DI LARANG KERAS' mengadili behaviour clientnya dimasa lalu; kata profesorku, saya pun akan nyengir2 kuda menjawabnya:"Hakim kale mengadili". Inti lainnya, dengan mendengarkan inti masalah yang jelas atau tidak jelas dari si client, terkadang psikolog belajar untuk bersikap sabar, sabar, dan sabar....(Persis kayak iklan choki2 jaman dulu, panjang, panjang, dan panjang.....)
Tapi terkadang client itu sendiri jika datang kepada si psikolog lupa bahwa sang psikolog juga sama seperti dirinya yang lengkap mempunyai akal, pikiran dan perasaan seperti dirinya.Yang membedakannya adalah si psikolog belajar secara theoretical dan kadang teori mathematical cara mengendalikan pikiran dan perasaan dan mempelajarinya dengan sangat significant.
Hal inilah yang sering dilupakan oleh para client ketika mereka datang kepada seorang psikolog atau psikiater. Mereka kadang berkeyakinan penuh bahwa sang psikolog dapat menyelesaikan masalah hidupnya 100 %. Jarang ada client yang datang kepada psikolog dengan niat :"Saya akan merubah diri saya menjadi lebih baik", tapi sebaliknya client lebih suka tenggelam dalam masalah yang itu2 saja, tidak ada perubahan, karena memang tidak ada niat untuk merubahnya, sehingga tanpa disadari kadang client menganggap psikolog adalah Tuhan. Mengapa demikian? Inilah beberapa anggapa client terhadap seorang psikolog:
  • Yang mampu mengerti tentang dirinya,
  • Yang mampu menyelesaikan masalah,
  • Yang mampu melihat yang 'tak nampak'
  • Yang....(Silahkan diisi sendiri)
Intinya apa ya? Intinya ya psikolog juga seorang manusia sama seperti si client, yang membedakannya adalah 'mau belajar', belajar tentang dirinya sendiri dan memahami diri orang lain, dan selebihnya tidak lebih dari seorang yang bernama MANUSIA. Dan lagi setiap manusia yang hidup dimuka bumi ini adalah psikolog bagi dirinya masing2. Jadi kalau memang pernah berbuat salah kepada seorang psikolog, dan meminta maaf disertai embel2: "Kamu kan psikolog, jadi ngerti dong sama apa yang telah saya lakukan", sang psikolog pun akan menjawab: "Dan kamu kambing, gituh?"...... I'm Only A Beginner, DBLN, 21.22-080909

28 comments:

  1. maap ya jeng, kitah blom sempet nge date lagih :D. Nanti deh kita nge date lagi ampe puas... tapi abis lebaran yayayaya? xixixi

    ReplyDelete
  2. hhhmmm dapat pertamaxxx nih
    hihi tumben ya Jeng..
    tumben juga saya bisa masuk kesini lagi...setelah sekian lama selalu tertahan..katanya saya ga diundang :(
    duuh pedihnya

    Selamat yaa...alhamdulillah sudah selesai kuliahnya..semoga makin sukses

    Waah ternyata setiap manusia yg hidup dimuka bumi adalah psikolog bagi dirinya yaa...hmm bener juga..hehe ga nyadar..

    Salam kangen Jeng..miss u a lot

    ReplyDelete
  3. Selamat yaa besok akan segera diwisuda. Mudah2an nanti semakin berkembang ilmunya dan bermanfaat buat orang banyak serta selalu mendapat berkah dari Alloh swt. Amiin.

    Semua profesi menuntut untuk selalu mengembangkan ilmunya.
    Kalau seseorang tidak mengembangkan ilmunya berarti dia adalah "mantan", mantan akuntan, mantan psikolog, mantan dokter, mantan Ph.D, mantan apa lagi yaa........???

    ReplyDelete
  4. Selamat yah diajeng,.... Wisudanya besok, Udah jadi Doktor dong.....
    Sekali lagi selamat.

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  6. Kemana ajah bunda? lama tak bersua....

    ReplyDelete
  7. malaam..bu psikolog. selamat ya udah diwisuda...
    btw, blog satu lagi tutup dulu krn puisinya mo dikirim ke media cetak.

    ReplyDelete
  8. senang banget bisa berjumpa psikolog disini. saya sangat suka dengan hal yang berbau psikologi, tapi seneng aja, gak pernah berlajar teori dan baca2. hanya belajar dari kehidupan hari2 :)

    ReplyDelete
  9. bukannya mau menguak luka lama... tp... huehehehe.. kalimat ini sangat mnggugah saiia jeng..

    "Kamu kan psikolog, jadi ngerti dong sama apa yang telah saya lakukan", sang psikolog pun akan menjawab: "Dan kamu kambing, gituh?"...

    bisa di cek di komen para tamu tuh jeng... xixixixixix...

    o iy.. selamat iia buat jeng yang besok di wisuda... sikolok juga manusia :)

    ReplyDelete
  10. ealah, ngubek2 komen yang dah ratusan, mangna saya mau digaji berapa ;)?

    ReplyDelete
  11. Met pagi diajeng,...
    Kalau mau pasang southmix gituan tutorialnya DISINI

    ReplyDelete
  12. mbak sri akun fb nya apa?
    henny baru bikin yang baru nih, soalnya yang lama udah didelete

    ReplyDelete
  13. Wah, senengnya yang mau wisuda!
    Memang susah ya tuk merubah diri sendiri..

    ReplyDelete
  14. Wah, brarti hari ini dunk wisudanya....Selamat Ya...:)

    ReplyDelete
  15. Ehm, terkadang persepsi orang gitu ya.....
    Eeh Persepsi atau SUGESTI ya...
    Nggak tahulah pokoknya maksudnya itu.
    Tapi kalo punya perasaan gitu bagus kok biasanya....bisa cepet SEMBUH.....tapi ya cuma masih KATANYA....Asal jangan MENUHANKAN psikolog ajah...ya nggak...ya nggak....hehehehheeh

    ReplyDelete
  16. Jeng... akku datang... membawa sekeranjang harapan... bisa BW lagi terutama kesini kerumahnya JengSri yang sudah lama tak ku kudatangi...

    ReplyDelete
  17. Maaf.
    Eh,Nggak Maaf Lagi.

    Seseorang pernah melakukan kesalahan. Sebagai manusia, setelah ia sadar akan kesalahannya itu, dan datang kepada seseorang dimana ia pernah bersalah. Tentu masih dengan perasaan bersalahnya.

    Didorong oleh perasaan itu, tentu ia akan sangat berhati-hati. Entah dalam sikap, tutur kata dan sebagainya.

    Saya kira adalah wajar akan hal itu. Yang penting seseorang tersebut tak melakukan kesalahan tersebut kembali.

    Mohon maaf kalau salah, maklum bloger kaki lima.

    Oh iya selamat ya, wisudanya.
    Kalu kelak ke indonesia. Ingin saya menjadi Pasien Jengsri.

    ReplyDelete
  18. mbak, saya seorang remaja labil yang butuh konsultasi.. huehehehe :P

    ReplyDelete
  19. jenggg..maaf lahir bathin yah, maaf lama gak main. sekarang dah gawe, deadline buat fashion show oktober 20. so gak sempet bloging. mapkan daku yah. miss u

    ReplyDelete
  20. wkwkwkwkwkw... emangnya minta di gaji juga jeng?!?!?! hueheheheh... mampir nii jeng lg suntuk :(

    ReplyDelete
  21. Jadi sekarang udah bergelar Doktor nih..?!
    Selamat ya Jeng Sri....
    Maaf kalau baru mampir, banyak hal yg membuatku gak leluasa inetan beberapa hari ini.

    Sepertinya klien emang mempercayakan 'hidup'nya di tangan psikolog yg dipercayainya dan mereka berharap 'keajaiban' akan segera terjadi... ^_^

    ReplyDelete
  22. ngikutan GENIAL sowan kemari....:))))

    ReplyDelete
  23. Maaf n maaf juga Jeng....
    Baru nongol nih...sampai bingung nyari rumahnya Jeng Sri...
    Apa khabar nih... Selamat ya yang wisuda... semoga bisa mengamalkan ilmunya agar bermanfaat bagi orang banyak ya...
    Sekalilagi maaf ya... mudah-mudahan kita gak saling lupa satu sama lain meski saya jarang ol
    Makasih... sukses buat Jeng Sri...

    ReplyDelete
  24. mampir siang diajeng,... eh sory,... Bu Doktor......

    Selamat yah,.... kapan rencana pulang ke Indonesia?

    ReplyDelete
  25. salam sobat
    maaf juga sudah lama tak berkunjung kesini lagi..
    selamat ya mba,,,bentar lagi diwisuda.

    ada AWARD sederhana untuk JENG SRI
    mohon diterima ya,,di blog NURANURANIKU,
    sahabat lama di ALJUBAIL.S.A,
    trims.

    ReplyDelete
  26. minal aidin wal faidin
    maafkan lahir dan bathin

    ReplyDelete
  27. blognya bagus...apik tenan

    apik = bagus

    ReplyDelete

Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.

Blogger since 2008, writing with a fresh perspective.

Twitter Feeds