Tari Saman Untuk Festival World Of Culture 2009 Di Ireland

Wednesday, September 02, 2009 JS Hanniffy 10 Comments

Pelestarian budaya Indonesia kini tidak hanya di budidayakan oleh para masyarakat Indonesia yang berada di Indonesia, namun beberapa masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeripun semangat melestarikan budaya Indonesia. Hal ini di lakukan dalam rangka meramaikan budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke ke dunia International. Tidak ketinggalan pula para pelajar dan pekerja Indonesia bersatu dalam semangat nasionalisme membawakan tarian Aceh yang memang tarian Aceh ini sering dibawakan dalam acara-acara International. Hanya dalam waktu tidak lebih dari satu bulan, dan latihan empat kali para peserta pembawa tari Saman telah tampil sempurna dalam acara Festival World Of Culture 2009 di Dun Loughairi di Ireland. Hampir dari semua peserta team Indonesia tidak memiliki background menari, namun karena kecintaan atas tanah air, dan atas beberapa budaya Indonesia yang telah banyak di klaim oleh negara tetangga, team Indonesia dengan semangat dan confindent membawakan budaya Indonesia atas nama Indonesia. Jika pelestarian dan kampanye untuk budaya Indonesia di sponsori secara besar-besaran oleh pemerintah, tentunya team Indonesia akan lebih semangat lagi dalam melestarikan budaya Indonesia. Hanya dengan apa adanya saja team Indonesia begitu semangatnya, apalagi jika hal ini di dukung sepenuhnya oleh pemerintah pusat. Setelah apa yang terjadi, atas pengklaiman budaya Indonesia, sudah sepatutnya pemerintah memberikan semangat pada seluruh rakyat Indonesia baik didalam negeri maupun luar negeri untuk memberikan langkah nyata apa yang sebaiknya dilakukan. Tentunya pengklaiman-pengklaiman tersebut sudah tidak bisa di biarkan lagi, karena akan dianggap bahwa kita, rakyat dan pemerintahan tidak perduli dengan milik sendiri. Pengklaiman Malaysia atas budaya Indonesia bukanlah main-main, itu dilakukan oleh mereka dalam bentuk tindakan nyata yaitu mengkampanyekan peng-klaiman tersebut dalam acara budaya International dibeberapa negara seperti di Eropa, dengan cara membawakan budaya Indonesia atas nama Malaysia. Seperti contoh, tarian lilin yang pernah di bawakan oleh Student Malaysia dalam acara pentas Budaya di England. Tentunya hal ini membuat masyarakat Indonesia menjadi geram dan marah, serta kecewa kita tidak bisa melakukan apapun untuk menarik kembali budaya kita. Semoga pemerintah dapat memberikan langkah nyata atas pengklaiman tersebut, sungguh, sakit rasanya bila milik kita di rebut , terlebih jika kita melihatnya didepan mata dengan kemegahan yang seharusnya kitalah yang memakainya. DBLN, 12.02-020909

10 comments:

  1. wah,,hebat banget kalo budaya Indonesia bisa ditampilkan di luar negri. btw..udah lama nggak ke sini ternyata templatenya mbak sri udah ganti. yang ini lebih keren, merah putih

    ReplyDelete
  2. Selamat malam Diajeng, senang rasanya bisa bertamu kembali.

    ReplyDelete
  3. Tari Zaman ..... saya suka.
    Semoga tidak di klaim lagi oleh tetangga atau siapapun slain Indonesia.

    ReplyDelete
  4. Halo Jeng...Tari Saman itu kayaknya simple gerakannya, padahal kekompakannya itu yang sulit. Tanpa latihan, bisa kacau tariannya. Salut aja pada para pemuda yang berinisiatif menampilkan budaya kita di luar negeri

    ReplyDelete
  5. Duh Jeng Sri... semoga gak ada yang ngaku-ngaku sebagai pemilik budaya lagi yaaa....

    ReplyDelete
  6. Salut buat temen temen di LN, yang berusaha menampilkan budaya Indonesia di forum International

    ReplyDelete
  7. Kalo saya yakin bahwa tari saman tidak akan di claim, terutama oleh negara tetangga, karena tariann itu diiringi oleh Lagu dan bahasa Aceh..
    dan saya pernah hadir pada satu festival di negara tetangga pada salah satu universitas Islam International disana dimana festival tersebut menampilkan Tarian dari masing-masing negara Eropa sampai Asia

    ReplyDelete
  8. bravo untuk pementasan Saman di Irlandia! semoga pemerintah Indonesia sungguh-sungguh punya perhatian dan perasaan untuk segala bentuk kesenian dan budaya anak bangsa, sehingga tidak selalu baru kebakaran jenggot ketika karya-karya anak bangsa diakui orang lain!

    ReplyDelete
  9. Aku suka tari Saman... karena enerjik. Semoga Tari Saman pun tak diklaim Malaysia sebagai tarian milik Malaysia (lagi).
    Emang selama ini bangsa Indonesia kurang perduli dg budaya-nya. COntohnya saja, gamelan dan wayang kulit ternyata lebih diminati di negara lain daripada di Indonesia..!

    ReplyDelete
  10. dari semua tarian daerah, saya paling suka liat tarian ini. krn rancak dan butuh kekompakan para penarinya. gerakannya serba cepat tapi teratur. salut sekali buat yg udah menciptakan tarian ini.

    btw, kapan pulkam? nanti kopdarnya di mal kelapa gading ya? kan deket sama rumahmu. he he he..

    gak usah bawa apa2 deh, yg penting kita kopdaran aja.

    ReplyDelete

Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.

Blogger since 2008, writing with a fresh perspective.

Twitter Feeds