Detik waktu terus berjalan
Berhias gelap dan terang
Suka dan duka tangis dan tawa
Tergores bagai lukisan
Seribu mimpi berjuta sepi
Seribu mimpi berjuta sepi
Hadir bagai teman sejati
Di antara lelahnya jiwa
Dalam resah dan air mata
Kupersembahkan kepadaMu
Yang terindah dalam hidup
Meski ku rapuh dalam langkah
Meski ku rapuh dalam langkah
Kadang tak setia kepadaMu
Namun cinta dalam jiwa
Hanyalah padaMu
Maafkanlah bila hati
Maafkanlah bila hati
Tak sempurna mencintaiMu
Dalam dadaku harap hanya
DiriMu yang bertahta
Detik waktu terus berlalu
Detik waktu terus berlalu
Semua berakhir padaMu
DBLN, 13.30-141109


14 comments:
speechless
hhhmmm....
namanya iman memang fluktuatif... :)
wow.. dalam banget tu mbak...
salud deh ma karnyanya..
Btw.. mohon dukungannya ya..
I will always love YOU ya rabb....
Hemh.. Dalem banget mbak.. Jadi smakin inget ama yg diatas
Wah saya juga suka lagu "Rapuh" si Opick ini jeng. Suka banget, mengajak kita introspeksi, dalem.....
Lama tak Datang ke blog ini
semoga aku pulang gak tersesat ya Jeng
he..he
Sungguh kalimatnya indah
Iman seseorang kadang membuat kita menjadi nyaman terhadap diri sendri
Aku juga pengin memperkenalkan diri dengan Blog Baruku jeng..
kadang saya gila, tapi saya kadang juga normal (maksudnya belajar normal)
Kau ingin tunjukkan kepada dunia
Tak hanya ada karena masa lalu
Tapi masih ada harapan bagi yang baru
Kau tawarkan ku sejuta harapan
Namun kenangan itu tak pernah hilang
Ku ingin kau tahu betapa rapuhnya aku
berkunjung di pagi hari mengharap secangkir kopi.
Maafkanlah bila hati
Tak sempurna mencintaiMu...
... karena Engkau memang tak mencipta aku untuk sempurna :)
Kerapuhan jiwaku adalah bukti kukuh dan kuatnya KUASA MU.....
ah nyanyi ahhhh (laskar pelangi)]
menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurllah pada yang kuasa
cinta kita didunia selamanya
ting tung ting tung ting tung ting tung
fluktuatif, keimanan. :) Dalem banget maknanya jeng...
Post a Comment