I'm an awesome Blogger. Are you? #HariBloggerNasional

Monday, October 27, 2014 JS Hanniffy 4 Comments



Tujuh tahun berlalu, dunia blogging ternyata masih saja saya minati. Gak disangka juga bahwa blog saya sudah seperti catatan kementrian dipemerintahan, karena segala macam persoalan terangkum melalui sebuah blog, semua terekam baik oleh si Mbah Google. Tidak ada yang perlu disesali, semua tulisan adalah pembelajaran saya pribadi

Kisah perjalanan blogging sejauh ini memberikan kisah-kasih unik, bukan hanya untuk tulisan saya diblog tapi juga secara pribadi telah memberi kesan tersendiri, yang mana kesan tersendiri ini memberikan momental yang sedikit sentimentil.

Dari mulai iseng-iseng menulis diblog yang disediakan oleh Friendster, mulai merambah ke Multiply, dan akhirnya sampailah diri ini keharibaannya Wordpress dan Blogspot. Penulisan blog di Friendster dan Multiply lebih kepada urusan fiksi asmara yang beroma-roma picisan, yang saya sendiri secara pribadi mual-mual membaca tulisan sendiri.


Beranjak ke Blogspot pada tahun 2007. Blog pertama diblogspot dibuat khusus untuk bahasa Inggris tentang belajar Bahasa Inggris, blog ini bekerja sama dengan Effortless English dari san Fransisco, sayangnya blog ini pernah di CopyPaste oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dan entah setan apa yang merasuki kepala saya, saat itu juga saya menghapusnya dan lupa untuk mempublikasi kembali blog itu.

Dari sekian banyaknya blog yang diciptakan oleh saya (total blog yang saya miliki sepuluh blog), Blog JengSri.com adalah blog satu-satunya yang konsisten, walaupun sempat fakum beberapa lama karena (lagi-lagi) soal copypaste blog.

Hebohnya Blog JengSri.com
Blog ini adalah blog tercinta saya, blog yang memberi kenangan huru-hara. Ide awal menulis khusus dalam bahasa Inggris. Tahun 2009, kegiatan blog-walking sangat popular sekali, disinilah saya mulai merubah blog bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan memposting yang berbeda dari tujuan semula.

Asyiknya blog-walking seperti menuntut saya untuk menulis sesuatu yang sesuai dengan market blogging, jadilah saya menulis asal-asal alias kurang informatif tapi entah kenapa pada waktu itu meskipun ngeblog asal saja tapi komentar diblog bisa banyak dalam waktu hitungan menit.

Singkat cerita, blog JengSri.com banyak penggemar. Penggemar yang baik hati dan juga penggemar yang suka iseng. Blog JengSri.com sempat dicopy oleh seseorang, dengan memberikan nama blog, profile dan isi blog sama persis dengan blog JengSri.com. Tapi untungnya hal itu tidak berlangsung lama, karena saya dan berkat bantuan teman menemukan sipelaku, yang ternyata dia adalah salah satu blogger yang saya kenal baik.

Keisengan tidak stop sampai disitu, seorang blogger lainnya membuat huru hara dengan memberikan komentar diblog lain dengan membawa-bawa nama blog JengSri.com. Alhasil, hebohlah dunia perbloggingan. Pada saat itu juga JengSri.Com langsung ditutup total oleh saya pribadi.

Beberapa curiga bahwa blog JengSri.com hanya mencari sensasi untuk menaikkan PageRank, lainnya meminta saya untuk menemukan sipelaku. Akhirnya sipelaku tertangkap dalam beberapa hari (melalui online tentunya). Lagi-lagi sipelaku adalah blogger yang cukup saya hormati. Beliau memminta maaf panjang lebar melalui blog. Saya tidak menggubris. Cukup sudah onar yang dia buat.

Masalah situkang onar diatas cukup membuat JengSri.com fakum untuk waktu yang lama dan blog ini langsung ditutup komentar untuk beberapa tahun. Pagerankpun turun drastis dari rank 4 menjadi rank 2! Tante Alexapun sudah tidak ramping lagi, semakin hari semakin melar!

Kembali dengan semangat baru
Keonaran yang dibuat oleh blogger iseng dengan mengatas namakan blog JengSri.com memang sempat membuat saya patah semangat untuk ngeblog. Sayapun fokus seratus persen dalam urusan kuliah. Tidak disangka ternyata kefokusan saya dalam urusan kuliah justru membuat saya ingin nulis diblog lagi.

Mulailah saya bergerilya dengan neuron dikepala: "Aku akan ngeblog lagi!". Sayapun mulai menulis tentang Psikologi, tentang modul yang paling saya minati dalam hidup saya. Dalam beberapa bulan menulis soal psikologi, ternyata blog rank menaik drastis.

Yes! Sebagai seorang blogger rank adalah sebuah kepentingan tersendiri. Rank memberikan makna tersendiri, tapi tentu saja saya tidak mau melakukannya dengan cara-cara curang (yang sering dilakukan blogger lain yang haus rank dengan hanya menembak keywords). Dengan masih menutup komentar, jari-jari sayapun asyik berceloteh tentang psikologi dan data analysis.

Ternyata menulis sesuatu yang kita minati adalah sebuah kebahagiaan yang mendatangkan rejeki sendiri pada akhirnya. Tidak disangka, beberapa tawaran job review berdatangan, sayapun sempat kewalahan menerima job review. Karena masih belajar, segala macam tawaran reviewpun saya terima semuanya tanpa pilah-pilah lagi. Walhasil, beberapa job review tidak dibayar!

Itulah kisah kasih JengSri.com. Meskipun dihantam badai halilintar sekalipun nyatanya blog ini masih tetap exist malah sipemilik semakin bersemangat saja menulis, menulis yang lebih kepada bermanfaat tentunya.

Tidak ada gading yang tak retak. JengSri.com bukanlah blog profesional tapi lebih kepada blog personal yang ingin belajar dan berbagi. Sebisa mungkin blog ini tidak mengcopy paste hasil karya blogger lain. Kalaupun ada tercopy paste diblog ini maka saya akan pastikan nara sumbernya disebutkan.

Kembalinya ketanah air tahun 2012 seperti memberi baterai baru untuk kembali blogging. Seperti disetrum jari-jari ini maunya berkisah selalu. Dan Ya, saya kembali NgeBlog. NgeBlog sudah memberikan pijakan untuk saya sebagai teman yang bisa menerima muntahan neuron dikepala yang tidak bisa lagi disembunyikan disela-sela otak ini.

Kenapa berani mentrademark diri sendiri sebagai Awesome blogger? 
Oh harus berani dong, karena tidak akan ada yang merasa dirugikan so sah-sah saja untuk mengklaimnya. Dan, karena kita sendirilah yang paling tau bagaimana rasanya awesome itu saat menulis diblog. Kalau sudah merasa awesome saat menulis (bukan paksaan atau dalih lain-lainnya) maka bisalah kita disebut blogger sejati, bukan begitu?

Blogger sejati mestinya tidak surut menulis apapun alasannya, harus berani dalam mengemukakan ide-ide positif. Walaupun terkesan lebay atau tidak profesional, siapa yang berhak menghakimi?
Menjadi blogger adalah hak siapa saja. Dengan niat positif, Insya Allah bisa membawa berkah. 

Jkt, 17.28-271014


4 comments:

  1. Dan gw ttp pembaca setia loe yg ttp bertandang walau kadang tak digubris tuan rumah. Huahahahahaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Fei. Gw gak pernah ignore loe Kok Fei, hehehe.

      Delete
  2. keren mbak.. kalau sih msih baru jadi blogger..hehe
    tapi saye setuju sekali ini dengan kata2 mbaknya.. "Menjadi blogger adalah hak siapa saja. Dengan niat positif, Insya Allah bisa membawa berkah. "

    ReplyDelete

Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.

Blogger since 2008, writing with a fresh perspective.

Twitter Feeds