BERBAGI KASIH DENGAN MARVELLOUS LITTLE MAESTRO DAN LESTARI SAYANG ANAK

Monday, February 01, 2016 JS Hanniffy 0 Comments


Sudah lama saya gak pernah mengunjungi panti asuhan. Maklumlah ya, sekarang jaman sudah serba internet jadi kepikir kenapa gak pake cara instan aja? Contohnya nih: tinggal transfer donasi pake rekening, dalam sekejap sampe deh itu duit :). Atau, cara lainnya kalau mau kirim sesuatu kepanti asuhan bisa pake kurir dan dalam waktu singkat udah sampe itu barang.

Tapi pikir punya pikir,

Kepikir gak sih pengen liat langsung keadaan anak-anak yang kita sumbangkan itu? Untuk melihat wajah-wajah mereka yang kurang beruntung tetapi sekaligus beruntung mendapatkan tempat yang (I hope) layak?

Karena saya dan suami seringnya begitu *ngaku nih, hihi. Kami sudah jarang dan hampir gak pernah mengunjungi panti asuhan akhir-akhir ini. Biasanya sih sebelum mentransfer kesebuah yayasan saya dan suami mengecek detail terlebih dahulu keakuratan yayasan tersebut. Makanya kami lebih sering donasi keorganisasi yang pasti aja, seperti UNICEF atau sebuah yayasan yang sudah cukup terkenal reputasinya dengan baik.

Tapi ada juga yayasan yayasan panti asuhan kecil yang reputasinya bagus kok. Seperti di Jakarta Selatan, salah satunya adalah Lestari Sayang Anak yang dikelola dan sekaligus pemilik bernama Ingrid. Memang tidak banyak anak-anaknya disini tapi yang saya tau nih anak-anakya sangat terawat dengan baik, dari pakaian dan khususnya makanan yang diberikan sangat empat sehat lima sempurna. Dan Lestari Sayang Anak ini juga sempet digandeng dalam acara St Patrick's Day  Charity Ball tahun lalu.

Beliau juga sangat sederhana dari penampilan, tutur katanya sangat lembut dan sopan.

Satu lagi, yang saya tahu Ibu Ingrid ini sangat sabar dan penyayang. Jelas sekali terlihat diwajahnya pertama kali ketemu beliau diacara St Patrick's Day Charity Ball tahun lalu, kalau beliau itu memang penyanyang anak-anak. Beliau juga sangat sederhana dari penampilan, tutur katanya sangat lembut dan sopan. Menurut informasi yang saya dapat beliau ini berasal dari Belanda tapi beliau sudah lama sekali tinggal diIndonesia jadi bahasa Indonesia beliau sudah super fasih layaknya orang Indonesia. Jadi ingat percakapan pertama dengan beliau, saya berbahasa Inggris sementara beliau menjawab dengan fasihnya berbahasa Indonesia. haha. 

Balik lagi kesoal saya yang jarang kepanti asuhan akhir-akhir ini. Beruntungnya, saya dikelilingi teman baik yang sering mengingatkan ini dengan kegiatan charity mereka, seperti mengunjungi anak-anak dipanti asuhan 

Salah satu dari mereka adalah temen saya yang selalu modis dengan penampilannya, dia juga gak kalah rajin mengunjungi panti asuhan. Sebut saja Liesna, nama panggilan akrabnya. Liesna selain seorang dosen desain dikampus politekhnik, dia juga pemilik Studio art Craft Marvellous Little Maestro plus desainer kebaya dan batik. Mommy lima anak yang sudah ditengah 40an umurnya ini masih keceh badai alias cantik dan awet muda lho :). Ditengah kesibukan aktifitasnya dia masih aja menyempatkan diri untuk berbagi harinya dengan anak-anak dipanti asuhan setiap seminggu sekali.

Suasana distudio Marvellous Little Maestro: Ibu Ingrid, Liesna dan anak-anak.

Ibu Ingrid bersama anak asuhnya distudio Marvellous Little Maestro

Nah, Jumat kemarin saya berkesempatan diajak Liesna bersama anak-anak dari Lestari Sayang Anak untuk berkunjung ke studio Marvellous Little Maestro (dan ini bukan pertama kalinya Liesna mengajak saya kepanti asuhan karena sebelumnya dia juga sering mengajak saya kepanti asuhan lainnya).

Jumat kemarin saya digiring untuk mengajak anak-anak dari Lestari Sayang Anak yang berlokasi gak jauh dari rumah saya. Anak-anak yang berkesempatan ikutan kelas art ini adalah Beny, Rizki dan Jimmy. Ketiga anak ini super cute banget, apalagi Jimmy ^^. Menurut Liesna kelas melukis yang diikuti anak-anak Lestari Sayang Anak dilakukan setiap seminggu sekali dan Liesna sendiri yang mengantar jemputnya (kebayang ya gimana tingkat kesabaran dan ikhlasnya mommy ini ^^). Dan pastinya mulia banget ya karena ditengah-tengah super sibuknya dia masih ada waktu menyempatkan diri untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak ini. Kelas yang diikuti juga gak terlalu lama, sekitar kurang lebih dua jam. Cukuplah ya untuk anak-anak.



Anak-anak yang mengikuti kelas art distudio Little Maestro nampak happy dan antusias, dan yang bikin saya happy juga mereka keliatannya enjoy banget selama dikelas: gak seperti pada umumnya anak-anak kalau lagi dikelas, gampang bosan dan maunya cepat pulang *kayak saya, hihi.

Dua asisten muda yang sabar menemani dan mengarahkan anak-anak mungkin salah satu faktor kenapa anak-anak yang mengikuti kelas art distudio Little Maestro jadi betah. Ada Ms Arin dan Ms Seila . Yang pasti dua cewe muda berjilbab yang manis dan imut dan (kayaknya) masih single ini selalu lembut dan sangat sabar mendampingi anak-anak.

Atau,

Bisa jadi karena letak kelas yang outdoor dengab kebun cantik yang selalu terawat dan juga dilengkapi mini playground sehingga anak-anak tetap bebas untuk beraktifitas fisik jika bosan.
Apapun alasannya, kalau saya sebagai orang tua saya pasti akan merasa nyaman menempatkan anak saya di Marvellous Little Maestro: saya sudah merasakannya sendiri lho, ikutan kelasnya :).

Intinya, dua jam spending time di Marvellous Little Maestro bersama Liesna dan anak-anak Lestari Sayang Anak mengingatkan kembali saya untuk kembali rajin berkunjung kepanti asuhan.

Thank you Liesna and my new little friends for the wonderful day: Beni, Rizky & Jimmy.



Yang berminat atau sekedar mau intip-intip studio Marvellous Little Maestro atau mengunjungi Yayasan Lestari Sayang Anak silahkan catat alamat dibawah ini ya. 


MARVELLOUS LITTLE MAESTRO
Jalan Kemang Dalam IX No 27
Kemang, Jakarta Selatan

YAYASAN LESTARI SAYANG ANAK
Jalan Terogong, Cilandak - Jakarta Selatan 

0 comments:

Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.

Blogger since 2008, writing with a fresh perspective.

Twitter Feeds