FROM SCHOOL MEETING TO BAZAAR CHARITY AND THEN THAT PARTY

Wednesday, February 17, 2016 JS Hanniffy 0 Comments

So postingan hari ini saya mau cerita weekend saya yang menyibukkan tapi seru :).Bayangin aja ada tiga event yang diadakan pada hari yang sama. Biasanya nih kalau weekend (terutama Sabtu) saya dan keluarga molornya agak panjang. Bangun sih pagi-pagi tapi balik lagi kekasur melanjutkan mimpi, hehe. Nah, Sabtu kemarin saya terpaksa bangun pagi banget karena harus kesekolah si mas Bintang untuk meeting dengan guru sekolah. Kedua, acara event bazaar, dan ketiga farewell party sohib yang mau hengkang ke Ireland.

Karena kebetulan mas Bintang sudah semester akhir diSMP, sekolah mulai lebih fokus pada goal anak-anak. Dan kebetulan goalnya mas Bintang itu mau masuk ke SMAN 34 Jakarta Selatan. Tau kan gimana susahnya masuk SMAN favorit, apalagi SMAN 34 ini termasuk sepuluh besar SMAN favorit diJakarta yang konon katanya susah banget untuk masuknya karena kriteria passing grade minimumnya yang cukup tinggi. Alhasil, Bintang dipaksa jadi kerja rodi membuka buku-bukunya. Yeah, walaupun seringnya dia itu lebih banyak buka hape daripada buku so sang mami harus kayak satpam menjaganya dari benda yang satu itu (baca: hape).

Plus ditambah UN yang akan diadakan bulan Mei berbasis komputer. para mamipun panikdotcom alias galau karna mikirin gimana kalau pas UN mati lampu atau komputernya rusak atau kena virus de el el. Namanya juga mami ya, pasti dong segala macam kekacauan yang akan datang dipikirkan sebelumnya, untungnya kegalauan ini ditanggapi oleh sekolah diacara meeting hari Sabtu kemarin. Ya udah, intinya ya gitu sekolah menginginkan ortu lebih membantu memperhatikan anak-anak fokus pada goalnya. Jadwal yang sibuk dari mulai Januari yang diberikan dari sekolah langsung saya tempel dimading kamar simas Bintang sebagai peringatan: "Hello Nak, ini lho jadwal sibuk kamu. Dah gak ada waktu buka-buka hape lagi". ^^


Itulah sekilas tentang kisah mas Bintang dan UNnya.

Balik dari meeting sekolahnya mas Bintang langsung capcus ke acara bazaar diPondok Indah. Bazaar ini diadakan di Elliottii residence yang sang pemiliknya super friendly. Saya langsung disambut dengan senyum lebar seperti biasa oleh sang pemilik Maya Miranda begitu sampai ditempat. Tentu saja langsung jeprat jepret photo narsis ala mami. Bazaar ini untuk charity lho dan semua stand menjual barang sebagian atau semua  barangnya yang nantinya hasil penjualan itu disumbangkan untuk Rumah Belajar Miranda. Rumah Belajar Miranda yang juga pemiliknya adalah Maya Miranda menampung anak-anak terlantar dan para orang tua jompo (merinding ngebayangin kebaikan siwanita cantik nan ramah satu ini). Lumayan juga ramenya bazaar charity hari Sabtu kemarin itu. Kira-kira ada empat puluhan stands dengan penjualan macam-macam barang. Ada fashion, beauty, makanan sampai toys, pokoknya bazaarnya lengkap banget deh.

Bareng Maya Miranda (kiri no 2) pemilik Elliottii Residence

Ini dia batik batik dari Bliss 

Wawancara untuk MNC Lifestyle nih :)

Liesna dengan batiknya 


Jadi saya ikutan nangkring di standnya Batik Bliss milik sohib si Liesna Shaw sampai sore, dan alhasil standnya jadi rame, haha.

Menjelang sore jam lima, kita sudah otw kerumah masing-masing. Memutuskan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan party untuk nanti malam. Cuss :).

Walaupun udah mami dengan seorang teenager tapi kalau namanya party saya gak mau ketinggalan, hihi. Party itu bikin awet muda dan fresh asal jangan terlalu sering aja karna takut dibilang tante doyang party lagi, haha. Btw, party ini saya memang harus datang karena ini adalah farewell partynya sang madam Iren, sohib yang sudah lama saya kenal diIreland. Gelonya nih sang madam yang udah 40an tapi masih cetar membahana bikin farewell party dengan theme lingerie, haha! Aduh kebayang ya gimana itu momies yang pake lingerie.

Ngimingin soal lingerie, yang pasti saya gak pake ya, bisa-bisa saya dipecat jadi mami sama anak, haha. Saya memutuskan untuk pake dress hitam yang berbrokat. Liesna yang tadinya planning mau pake dress mirip saya jadi berubah dengan dress satin gold, alasannya karena katanya gak mau ribet. Memang sih, awal mau berangkat kita sempet galau karena Liesna gak ada simbak untuk menjaga sibaby. Untungnya sang hubby berbaik hati mau menjaga dengan aturan sampe jam 11 malem aja, lol!

gak pake lingerie kan ^^

Jadi deh akhirnya kita  berangkat ke farewell party. Sampe sana acara udah seru, padahal baru jam 9.30pm. Setelah cipika cipiki dengan sang madam Iren, kita berduapun melipir kebar untuk minum. Kali ini kita berdua minumnya coca cola aja karena harus nyetir dan kedua kita harus pulang lebih awal ^^. Ternyata malam itu kita menjadi mami dan istri yang sangat baik karena menepati janji, well gak tepat  jam 11 malam sih karena kita mampir beli martabak Bandung diFatmawati :).

What a great day indeed!








0 comments:

Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.

Blogger since 2008, writing with a fresh perspective.

Twitter Feeds