NGOPI BARENG EMAKS (4): JUST A LITTLE CRUSH

Sunday, December 03, 2017 JS Hanniffy 0 Comments

Si Beruang Katuk. Begitulah Tika memanggilnya. Sudah seminggu yang lalu Tika berhenti bersikap ramah terhadap si Beruang Katuk.

Entah kenapa Beruang Katukpun bersikap sama. Dan entah kenapa pula Tika harus bersikap tidak ramah terhadap siBeruang Katuk.

Tika mulai berhenti menyapanya. Bahkan sekedar basa basipun tidak. Well, ada momen dimana Tika menawarkan sesuatu kesukaannya.

"This is must end soon" batin Tika.

Tetapi semakin hari Tika merasakan permusuhan diantara mereka semakin kuat.

"Gila ya, Doi tuh kayak kecakepan aja. Amit-amit" gerutu Tika kepada sahabatnya Dina.

"Dia memang cocok sama cewek kampungan" sambung Tika, tidak menyadari ekspresinya sedikit berlebihan.

"Tapi Doi mang ganteng kok beb" Dina merespon tanpa merasa bersalah terhadap sahabatnya.

Tika semakin memberikan sikap bermusuhan yang kuat terhadap Beruang Katuk ketika dia mencoba mengatakan sesuatu kepada si Beruang Katuk dan dia menghiraukannya.

Sikap bermusuhan diantara keduanya sepertinya semakin nyata.

Yang akhirnya, Tika menyesalinya. Dia harus memerangi perasaannya sendiri dan bersikap sebaliknya lalu mendapatkan balasan yang sama.

You just have to deal with it, Tika.

Blogger since 2008, writing with a fresh perspective.

Twitter Feeds