NGOPI BARENG EMAKS (5): BEGITULAH KURA-KURA

Tuesday, December 05, 2017 JS Hanniffy 0 Comments


"So Jeng, Gua akhiri hubungan ini dengan dia dia itu" airmata Kino berurai bak artisan sinetron (apaan sih artisan?).

Kino sigadis jelita yang bukan keturunan Jepang dan berkulit tidak jelas memang agak memiliki mood swing atau mungkin agak mirip berkepribadian ganda yang bukan disorder.

Terutama akhir-akhir ini.

Pasalnya, Kino lagi lengket-lengketnya sama sahabatnya itu, sebut saja di Pino. Ibarat ular keket mereka bak kembaran yang sudah lengket sejak lahir. Tidak pernah semenitput melihat mereka berpisah dari satu sama lain.

TETAPI,

Urusannya menjadi runyam, manakala gebetan yang lagi ditaksir Kino ternyata ikutan lengket sama Pino. Nah Lho.

Awalnya nampak seperti gak ada masalah, tapi lama-lama Kinopun jadi gerah. 

Mulailah pertarungan memperebutkan  perhatian sang Arjuna.

Dan, Kinopun mengalah ataupun tepatnya kalah dalam pertarungan.

"Udahlah ya Jeng, Gua dah eneg sama mereka berdua. They're no longer  important people in my life". Sambung Kino dalam isak tangisnya itu.
Kino memang serius dengan perasaannya terhadap si Arjunanya, sayangnya sepertinya si Arjuna menikmati perhatian bukan hanya dari satu cewe tapi semua cewe.

Well, well. What can I say, Kino.

Jika si Arjuna menikmati semua perhatian, apakah dia pantas diperjuangkan?


Tapi, yah namanya juga kura-kura.

Jkt, 051217-18.59 

Blogger since 2008, writing with a fresh perspective.

Twitter Feeds