27 May 2009

C R A S H

Posted by Jeng Sri 32 comments
Mudah2an cuma Om Sugeng yang baca postingan JS sebelumnya! Om Sugeng maap ya didelete karna itu sedikit fulgar untuk ungkapan sebuah uneg2 isi hati dan perut,hehehehe. Postingannya lupa di delete kemaren karna dah di set up secara otomatis. Pas ngeliat blog, lho postingan ini kok muncul! Wadohhhhh GAWAT dehhhh! Untung yang komen baru Om Sugengku yang baik hati ituh (sstttt Om jangan direposting lagi yak ditempatnya om,hehehe). Walk Away, DBLN, 23.10-270509 Free Domain, Unlimited Disk Space, Unlimited Data Transfer and 35% off with Yahoo! Web Hosting

25 May 2009

I K H L A S

Posted by Jeng Sri 48 comments
This writing dedicated to a very sweet girl in Bali. “Di antara tanda- tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu pasangan dari jenismu sendiri, sehingga kamu merasa tenteram (sakinah) dengannya, dan dijadikan-Nya diantara kalian rasa cinta dan kasih sayang (mawaddah wa rahmah). Dan di dalam itu semua terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (QS. Ar-Ruum:21). Manusia selalu menyebut CINTA kala perasaan gundah gulana memikirkan seseorang yang diharapkan, di impikan, dan didambakan untuk menjadi 'wujud' yang ada dalam angan2. Wujud untuk mencintai balik kepada kita, wujud untuk mendapat perlakuan yang sama yang telah kita berikan kepadanya, wujud untuk menjadi soulmate kita seumur hidup. WUJUD yang diharapkan ini menyingkirkan apa yang sebenarnya ada dalam kemurnian yang bernama cinta yaitu IKHLAS. Ikhlas ini 100% berada dalam kadar cinta. Kalau cinta adalah ikhlas lalu bagaimana mungkin bisa disebut cinta jika kita mengharapkan sebuah reward? Keikhlasan sulit diwujudkan dalam jiwa jika hati dipenuhi rasa amarah,kebencian dan pengharapan kepada sesuatu. Jika (cinta) tak terbalas seperti apa yang kita harapkan dan impikan, jika (cinta) menyakiti hati kita, jika (cinta) membuat kita gundah dan bersedih. Maka tanyakanlah kembali pada hati nurani: "Inikah Cinta?" Karena sesungguhnya cinta itu membahagiakan, membahagiakan untuk melihat tanpa wujud, membahagiakan untuk merasakan tanpa wujud, membahagiakan untuk memberi tanpa imbalan, membahagiakan untuk selalu memaafkan, membahagiakan untuk selalu mengatakan mencintai dengan ringan tanpa beban, membahagiakan tanpa argumen dan logika. Cinta bukan tentang aku, bukan tentang kamu, tapi cinta selalu tentang KEIKHLASAN. Kalau cinta jangan berharap untuk balas dicintai, kalau cinta jangan berharap untuk memiliki dan dimiliki, kalau cinta jangan berharap mendapat imbalan. Apapun yang sudah diberi ataupun akan diberi maka IKHLASKANLAH (cintailah). Ikhlas akan memberikan kelapangan jiwa yang luar biasa dalam diri, sebesar apapun halangan yang merintangi didepan mata, jika hati dan jiwa bisa berikhlas maka Insya Allah diri akan dilindungi dari segala macam penyakit hati yang mematikan pikiran dan hati kita dari segala nikmat dan karuniaNYA (Naudzubillah...). (Mau ngerjain assignment kok jadi ngelantur nulis ini yak?, Ngantuk deh....) AY, DBLN, 23.12-250509 Free Domain, Unlimited Disk Space, Unlimited Data Transfer and 35% off with Yahoo! Web Hosting

24 May 2009

Blogging And Money

Posted by Jeng Sri 33 comments
Advertise on blogs I originally didn't think that my hobby of writing in the blog to make money. I write only because fraudulent to fill my spare time. But ultimately I know that through blogging we can also make money. With no knowledge at all about the marketing business, I also try to search for information from the internet. Originally indeed difficult, but the advantages the Internet has changed how I think of the difficult becomes easy, even easy.
First I try to do the online marketing business in 2007. I try to learn about affiliate programs and do business online. But unfortunately it failed. Failure makes me a bit jaded and stop writing on the blog for a long time. But the spirit of writing has given me the strength to write back again on blog. I try to create a strategy that is not broken my spirit to write on the blog. Finally I find the idea of something that makes me focus on my blog. The first idea is to write about what I feel, somehow it on daily life, political, economic, and so forth. I try to focus only on blog writing and not think to make money on the blog. After a few months learning to adapt to the blogging world, I get more information about blogging. Even more than that I find a good friend for doing business online through blogging. One of the partners to blogging that can generate money for the blogger that is PayingPost. PayingPost provide the opportunity for the blogger to write the idea and also make money at the same time . I've already done this and it turns out the money! Although the total amount of money is still small but this is a good first step for me. In addition to providing the opportunity for bloggers to make money, Payingpost also provide some tips articles to the blogger, such as how to write better reviews, how to gain customers through the website, and so forth. Do not hesitate to join in PayingPost If you want to cash in while writing the blog. This is a good opportunity for the blogger. DBLN, 23.57-230509

Buat Kaum PRIA Baca Ini! PENTING!

Posted by Jeng Sri 33 comments
(Tulisan ini melanjuti rasa penasaran yang dalam atas diskusi dengan seorang sohib yang baik hati, cantik, pinter tapi sedikit dodol itu,hehehe. Abis lagi enak2nya ngobrol di tinggal molor. Pasti deh kekenyangan makan es teler yak?) Para pria (khususnya pria Indonesia) jelas aja indonesia lha wong nulisnya pake boso indonesia sih,hehehe. Dengan menghiba dan memohon serta berharap, mohon kiranyalah kalian (para adam) sudi menjawab pertanyaanku dibawah ini: "Apakah pendidikan akademis wanita harus dibawahnya pria dalam sebuah rumah tangga?" Bloggers adam, silahkan jawab pertanyaan diatas dengan hati dan pikiran bersih, yang artinya jawaban murni mutlak berdasarkan akal 4 sehat hati 5 sempurna. Dan bagi bloggers Adam yang menjawab YA pada pertanyaan diatas, berikut adalah sebuah statement dari si Ting Ting yang bernama JengSri (CATET: JengSri),hehehe: Wanita adalah seorang ibu bagi suami, bagi anak dan masyarakat serta ibu dari segala ibu bagi sebuah tempat kelahiran yang bernama NEGARA. Jika pendidikan seorang wanita yang lebih tinggi dari pasangannya dan menjadikannya MINDER, RENDAH DIRI, dan hilang 'keperkasaanya' sebagai seorang pemimpin rumah tangga, maka segeralah PENSIUN menjadi seorang pria. Seorang pria dalam rumah tangga adalah pemimpin yang harus mampu menstabilisasikan antara reality kehidupan pada negative impact, positive impact dan self-image. Ini harus! So kaum adam, be realistic! Tuntutan jaman yang gokil ini mengharuskan kaum Ibu harus lebih cerdas. Cerdas dalam mendidik diri mereka, cerdas bagi anak2nya dan cerdas untuk pernikahan bagi suaminya. Pada era Social Enggineering saat ini sistem parenting adalah hal yang dibutuhkan dalam sebuah rumah tangga untuk anak2 masa kini dan bukan hanya sistem mothering yang harus dipakai oleh kaum ibu masa kini. Disetujui atau tidak disetujui hal ini oleh para konservatif, liberal, or whatever it calls, nyatanya memang Sistem Parenting menjadi titik tumpuan bagi baik buruknya development mental anak. Sistem parenting inilah yang membutuhkan para kaum ibu (dan ayah) yang educated dan percaya diri pada hal yang objective demi masa pertumbuhan anak2nya (INGAT: masa pertumbuhan!). So, STOP mendiskriminasikan pendidikan wanita harus lebih rendah dari pasangannya dalam rumah tangga. Be Positive thinking, smart and realistic, will you? (Tulisannya masih mau panjang lagi, tapi peyut dah nyanyi lagu keroncong neh.....) Bacalah, bacalah, bacalah!! DBLN, 20.13-230509 Free Domain, Unlimited Disk Space, Unlimited Data Transfer and 35% off with Yahoo! Web Hosting

23 May 2009

Presiden Indonesia 2009

Posted by Jeng Sri 46 comments
Dibawah ini adalah kriteria President Indonesia 2009 dari seorang ordinary (ikut2an Obama suka ngomong ordinary,heheheh) dan ngaco blogger woman berasal dari Tanjung Priok Jakarta Utara bernama JengSri (CATET: Jengsri!): 1. Pilihanku Jelas harus berjenis kelamin pria ASLI. Note: Bukan berarti cewe gak bisa memimpin. Tapi akan lebih baik bila kaum adam yang memimpin suatu negara. Nah, para kaum hawa silahkan deh jadi sekertarisnya atau dayang2 atau mentri2, atau apa aja yang bisa ikut ngebantu. Namanya juga hawa, historynya kan dari awal memang diciptakan untuk mendampingi sang adam yang kesepian toh? 2. Harus BERPENDIDIKAN minimal S2 Note: Bukan diskriminasi nih sama yang SMA, tapi logikanya kalo presiden ada sejarah D/O dalam pendidikan udah pasti mikir pendidikan untuk rakyat nanti ngaco, Jangan2 kampanyenya gini lagi: "Pendidikan itu gak penting, buktinya saya gak lulus kuliah aja bisa jadi presiden". Doh! 3. Sudah keliling beberapa negara sebelum jadi presiden Note: Yang ini penting. Tanya kenapa? kenapa tanya? 4. Tidak AROGAN,EGOIS,INTROVERT Note: Kebayang kan kalo negara dipimpin sama orang kayak gini? Jangankan mau milih orang kayak gini jadi presiden, milih jadi pacarpun ogah deh. 5. Berwawasan Luas Note: Buktikan dengan acara tanya jawab dari seluruh departemen yang ada di Indonesia. Dari depatemen Berlian sampe Departemen Jengkol. 6. Gaul Abis Note: Presiden jaim? doh hari gene kok jaim! Don't act like a boy! 7. Pilih kriteria diatas untuk seorang presiden PLUS untuk para kartini single yang lagi nyari pasangan,hehehehe. Ngantuk...... B E N D E R A, DBLN, 21.34-220509 Free Domain, Unlimited Disk Space, Unlimited Data Transfer and 35% off with Yahoo! Web Hosting

22 May 2009

P.S I Love You

Posted by Jeng Sri 34 comments
Pernah nonton nih film? Tau kan kalau penulis novelnya asal dari Dublin? Tapi swear deh JengSri ogah banget nonton film kayak ginian. Gara2 liat sinopsis yang agak2 mirip dengan masa lalu (ceilahhh....), but bedanya ini tentang suami istri ya, so kalau jengsri tentang apa? Ada dehhhhhh..... JengSri nyari DVDnya kemaren di HMV, eh nemu juga. Ada yang mau nemenin nonton? Indonesia Raya, DBLN, 22.34-060509 Reliable web hosting from Yahoo! Web Hosting - 35% off for a limited time!

21 May 2009

M A R R I A G E

Posted by Jeng Sri 51 comments
This is the continuiation of the previous writing about divorce. I'm writing these matters due to curious about the law of marriage and divorce in Indonesia. Call me fussy or whatever, but i hardly understand why divorce is so easy to get in Indonesia? We can even buy the law of divorce if we want it quickly. In the countries of western Europe marriage is a big step to be taken. No wonder that in many western European men and women above 30 years have not been married. marriage is a commitment between two parties. And commitment in marriage should not be used as a game. In a marriage commitment is more important than love. With a commitment at least we can think logically about things in the life. Unfortunately, this is not thought by adolescents in Indonesia. Either the law or whatever, young people in Indonesia prefer to choose married quickly without thinking about the commitment. More distressing is that parents who choose candidates for the husband / wife for their children! And this still happens in Indonesia. Argghhh! Is time teenagers indonesia change their way of thinking about marriage. Marriage is a commitment that requires great responsibility concerning the life of another person (wife / husband and children). If you don't think carefully when you marry, then wait for the divorce otherwise whatsoever! Demi Cinta, DBLN, 21.52-190509 Free Domain, Unlimited Disk Space, Unlimited Data Transfer and 35% off with Yahoo! Web Hosting

19 May 2009

D I V O R C E

Posted by Jeng Sri 62 comments
Sahabat bloggers, Dunia krisis, gonjang ganjing, krisis ekonomi, krisisi global warming, gak ketinggalan krisis pernikahan. Gak disangka kalau ternyata Indonesia termasuk salah satu negara di dunia yang memiliki angka perceraian cukup tinggi seperti Amerika. Whuih, kenapa bisa ini terjadi? Di negara yang justru mayoritas mempunyai keyakinan kuat tentang yang namanya ikatan pernikahan menurut agama?.Yang masyarakatnya berkeyakinan (atau dinina bobokan?)bahwa menikah adalah suatu jalan terbaik untuk hidup bersama? Hubungan yang disebut pacaran dalam waktu 2 bulanpun bisa langsung tancap ke KUA untuk mensahkan hubungan mereka. Karena kata agama itu halal, karena kata orang tua itu baik. Lalu kenapa sesuatu yang halal dan yang baik bisa menjadi sebuah momok yang bernama PERCERAIAN? Dengan tidak bermaksud menentang siapa dan apapun, seorang ordinary blogger yang bernama JengSRI ingin menyampaikan uneg2 tentang PERCERAIAN kepada KAMU. Kamu sebagai perempuan, kamu sebagai kaum lelaki, kamu sebagai ustad, kamu sebagai pendeta, kamu sebagai monk, kamu sebagai pengacara, kamu sebagai ahli hukum, dan kamu sebagai MANUSIA. Hukum dan ayat apapun dalam kitab apapun yang mengatakan tentang peraturan sebuah PERCERAIAN seharusnya di HAPUS dan di TIADAKAN! Perceraian seharusnya tidak dijadikan sebuah undang2. Psychologically, dari awal pernikahan kedua belah pihak masing2 sudah bersumpah secara legal dihadapan hukum manusia dan Tuhan bahwa mereka akan sehidup semati menjadi belahan jiwa sampa ajal menjemput. Lalu kenapa pula dibuat adanya undang2 perceraian? Kalau begitu sebuah pernikahan sudah dipersiapkan oleh manusia (dan Tuhan?) untuk sebuah perceraian? Lalu apa bedanya tinggal bersama secara ilegal (tidak sah karna tidak menikah) dengan tinggal bersama secara sah (menikah) kalaupun akhirnya nanti bercerai ? Bukankah semuanya ini tentang sebuah kertas yang harus ditanda tangani? Silahkan ngomel kalau ada yang gak setuju dengan ini. Tapi memang inilah kenyataanya. kawin cerai menjadi trend. kalau tidak kawin cerai minimal ya POLIGAMI. Kalau tidak poligami ya minimal punya simpenan. KACAU. Negara amburadul. Rakyat jadi dodol. Jadi sebuah pernikahan adalah hanya sebuah surat legal yang disahkan secara hukum dan bisa dibubarkan secara hukum? Dimana sakralnya sebuah PERNIKAHAN kalau begitu kalau ada undang2 tentang perceraian? Masih bisakah disebut Pernikahan adalah sesuatu yang suci dan sakral kalau kemudian ada undang2 yang membolehkan sebuah perceraian? Apapun alasannya, apapun takarannya, apapun prosesnya, PERCERAIAN adalah 'noda' bagi sebuah pernikahan. Noda inilah yang akan menjadi trauma. Trauma bagi sang anak, trauma bagi kedua belah pihak, trauma bagi sanak family kerabat dekat, trauma kepercayaan pada sesuatu yang bernama pernikahan! Arrghhhh!!!! Vote 'NO' To Divorce!! Bukan Cinta Biasa, DBLN, 21.52-190509 Free Domain, Unlimited Disk Space, Unlimited Data Transfer and 35% off with Yahoo! Web Hosting

18 May 2009

Pahlawan Devisa Negara

Posted by Jeng Sri 41 comments
Sahabat bloggers, Menyambungi postingan JUSTICE yang ternyata sahabat bloggers juga sangat kritis dengan hal ini. Memang agak sedikit ngejelimet kalau mau dicari ujung permasalahannya tentang Tenaga Kerja Indonesia. Kalau mau cari siapa yang salah gak akan ada kelarnya. So, ada baiknya pemikiran yang kritis dari rakyat (dan seharusnya) dijadikan diskusi bagi para wakil rakyat dan presiden khususnya. Seandainya pemerintah lebih selektif dan MAU membrantas habis para pelaku agen2 tenaga kerja jadi2an, mungkin tidak akan terjadi pembludakan angka Tenaga Kerja Indonesia Unskilled yang pergi keluar negeri. Apa yang harusnya dilakukan oleh pemerintah?. Berikut pemikiran murni seorang blogger bernama JengSRI: A. Brantas tuntas agen2 tenaga kerja di Indonesia B. Semua WNI yang berminta kerja diluar negeri harus melalui Departemen Tenaga Kerja C. Dirikan Badan Latihan Kerja khusus bagi para Tenaga Kerja Indonesia D Persyaratan umur (Minimal 21 tahun) dan pendidikan yang memadai (Trainning) E Wanita menikah dilarang pergi bekerja diluar negri (dikhususkan karena anak) A. Brantas Tuntas Agen2 Tenaga Kerja Di Indonesia Apapun nama dari agen2 ini legal atau ilegal. Agen2 ini telah menciptakan sebuah bumerang dan dilema bagi pemerintah dan Tenaga Kerja Khususnya. Seperti contoh, pembuatan paspor dari identitas yang dipalsukan, seperti umur dan bahkan alamat si WNI yang ingin bekerja di luar negeri. Instansi ilegal yang seharusnya mensahkan identitas WNI secara legalpun menjadi ajang 'persen2an' antara beberapa pihak. B. Semua WNI yang berminta kerja diluar negeri harus melalui Departemen Tenaga Kerja Obviously! kalau sudah jalurnya kesini sudah pasti rakyat di didik lebih educatif, smart dan organized. C. Dirikan Badan Latihan Kerja khusus bagi para Tenaga Kerja Indonesia WNI yang tidak memiliki pendidikan tinggi paling tidak mendapatkan trainning khusus pada bidang yang diminati oleh masing2. Seperti memasak, montir, menjahit, elektronik, dan lain sebagainya. Hal ini juga memberikan kepercayaan diri kepada mereka dengan bekal skills yang sudah dimiliki dari hasil trainning. D. Persyaratan umur (Minimal 21 tahun) dan pendidikan yang memadai (Trainning) STOP mengirimi orang2 dibawah umur untuk bekerja ke luar negeri! E. Wanita menikah dilarang pergi bekerja diluar negri (dikhususkan karena anak) Ibu memegang peranan penting dalam sebuah keluarga (terutama pada psikologis anak). So, sejahterakan kaum ibu agar mereka tetap dirumah! Bisakah ini di realisasikan? Tentu bisa! Di buka sel2 otaknya jangan dibuka kantongnya! (Waktunya kepulau kapuk,hehehe) Nyiur Kelapa, DBLN, 23.45-180509

16 May 2009

J U S T I C E

Posted by Jeng Sri 39 comments
"Tulisan ini diilhami atas sebuah keprihatinan kepada salah seorang sahabat yang bekerja sebagai seorang pembantu di negara tetangga yang diperlakukan sebelah mata pada setiap aktivitasnya hanya karena statusnya sebagai seorang pembantu DAN seorang adik kreatif yang cacat." Sahabat kartini bloggers, Masih dengan cerita lama dan masalah yang sama, yaitu tentang TKW. Berkibarnya nama Indonesia di jejeran nama2 negara ngetop international dibuktikan pada masuknya Indonesia saat diadakannya G20 di London tahun ini. Dengan pembuktian statistik bahwa perekonomian Indonesia naik menjadi 4,5 % sejak kepemimpina SBY sang presiden tercinta maka dianggaplah oleh jajaran negara2 kaya bahwa Indonesia merupakan negara yang bisa digandeng dalam pembangunan global ekonomi. Phfff... Statistik? bukan rahasia umum bahwa statistik di Indonesia bisa dibuat dan direkayasa. Dari RT, RW, Kelurahan, kecamatan, walikota sampe ke DPR. So? So, meskipun ekonomi yang digambarkan oleh IMF dari Indonesia bahwa data statistik ekonomi naik lebih baik dari sebelumnya namun kenyataan gambaran yang ada tidak sesuai dengan data yang tertera. Bukan begitu? pasti begitu. Nyatanya masih banyak wanita single, wanita bercerai, wanita menikah, tua dan muda pergi meninggalkan tanah air hanya untuk sebuah pekerjaan sebagai pembantu. Tidak ada masalah dengan pekerjaannya namun masalahnya terletak pada unskilled sama sekali pada TKW Indonesia. Mirisnya wanita2 muda umur belasan "harus terpaksa" pergi demi sebuah impian. Alhasil, Unskilled tidak menjadi rintangan untuk mereka. Hanya satu yang ada dalam benak mereka yaitu: "Aku harus pergi!". Kesempatan ini pun tidak disia2kan oleh para pihak2 yang ingin meraup keuntungan dan memperkaya diri. Pihak2 instansi legal mengambil kesempatan kenekatan para wanita jobless ini menjadi lahan sebuah pekerjaan yang lumayan membuat mereka menjadi kaya mendadak. Terlalu muda tidak masalah, toh mereka bisa mengubah umur dan bim salabim! pasporpun dalam sekejap sudah jadi. Grrhhhhhhh!!! Bandara international Jakarta jurusan kenegara2 tetangga dan Arab hanya dipenuhi oleh wanita baya dan muda belia yang terlihat sangat jelas betapa masih lugu2nya mereka. Dalam sekelompok TKW rombongan yang rata2 berkerudung mungking membuat beberapa turis international heran dan bertanya2: "Kenapa mereka berkelompok seperti itu dan kenapa terlihat seperti takut kalau terpisah dari kelompoknya". Tentu saja penjelasannya kepada mereka akan seperti ini: "Oh mereka itu mau kerja keluar negri untuk bekerja. Mereka terlihat takut terpisah karna ini adalah pertama kalinya untuk mereka. Dan mereka harus tetap bersama sampai dinegara yang dituju dan nanti agen mereka akan menjemput mereka" Apa tanggapan mereka? tentu saja ANEH. Lebih aneh lagi kalau dijelaskan bahwa para TKW ini tidak pernah melihat dalam map sekalipun negara yang akan mereka tuju! Semua berjalan berdasarkan instruksi dari instansi yang berkaitan. Meskipun tidak semua TKW unskilled, namun hanya beberapa yang memilki skill cukup itupun karena education yang memadai (SMA). Selebihnya?.... To be continued.... Beautiful Disaster, DBLN,23.27-170509

15 May 2009

The Book Of Kells

Posted by Jeng Sri 53 comments
Aloha sahabat bloggers! Setelah sempet menghilangkan diri bertapa digunung kidul bersama Mbah Guru Gunung Kidul akhirnya JengSri mendapatkan kembali semangat 45 yang sempet hilang diembat oleh keangkuhah,keegoisan oleh para introvert! Grrghhhhh! BUT, sperti kata Bunda Lina bilang: "bukan Jeng Sri namanya klo sampai milih pensiun. semangatnya terlalu besar untuk bisa padam". Oleh2 pulang dari Umroh dikasih kata2 yang menyejukkan dan bijak tentunya bikin semangat hidup tambah lebih hidup. Makasih ya Bunda, mmuaachh! Sekarang JengSri mau kasih oleh2 dari pensiun kemaren neh. Photo disamping itu 5 taun yang lalu diambil. So, masih keliatan culunnya JengSri (sekarang culunnya tambah parah,hehehe). Photo diambil didepan perpustakaan The book Of Kells yang keberadaanya tepat berada di tengah2 Kampus Trinity Of College dimana JengSri menuntut ilmu 'GILA' selama hampir 6 tahun. Pecinta pasti udah tau tentang keistimewaan The Book Of Kells ini, kalau ada yang belum tau silahkan cek disini. Buku yang umurnya lebih tua dari kitab Suci Injil dan Kitab Suci Al Quran ini memang historynya gak pernah bikin bosen. JengSri paling demen kalau lagi 'feeling down' nongkrong ditempat ini. Untuk masuk ke monumen perpustakaan ini kita harus membayar tiket sebesar RP 120,000. Sayangnya para visitor dilarang mengambil photo saat berada didalam monumen karna saking tuanya tiap lembaran The Book Of Kells ini sehingga ditakutkan lensa cahaya photo akan memberikan efek yang gak bagus pada The Book Of Kells. Tiap lembaran The Book Of Kells terpisah dalam setiap kaca. Yang JengSri suka saat mengunjungi monumen ini adalah catatan sejarah perjalanan dari mulai Nabi Adam sampai Nabi Muhamad tersusun dengan abjad waktu yang bikin pikiran JengSri melayang jauh ke suatu masa yang tak tersentuh. Pada lantai 2 didalam monumen tersebut terdapat sebuah ruang baca yang disana terdapat buku2 tua dan ruangan baca yang dahulunya dijadikan sebuah tempat diskusi para pemikir2 pintar dari Ireland. Setiap struktur dan susunan buku2 tua dalam monumen tersebut bicara tentang sejarah nyata. Dari semua elemen yang ada di monumen The Book Of Kells ada satu yang JengSri suka banget yaitu ruang diskusi para pemikir2 pintarnya Ireland yang masih lengkap dengan bangku dan meja yang sudah berumur ribuan tahun. Suka bertanya dalam hati ke 'mereka' para pemikir: "Apa yang kalian lakukan kalau kalian punya masalah seperti aku?" Ah, pokonya semangat dateng lagi deh kalo abis berkunjung kesini. Walk Away, DBLN, 10.31-150509

14 May 2009

I'm Back!

Posted by Jeng Sri 40 comments
Just quick note ye,hehehe. Pecinta balik maning neh ke peraduan setelah hmmm..berapa hari ya. Lupi,hehehe. Pokoke i'm back dahhhhhh! Miss You!! DBLN, 10.29-140509

8 May 2009

P E N S I U N

Posted by Jeng Sri 33 comments
Dear sahabat bloggers, JengSri mau ijin pensiun dulu untuk sementara waktu. Dikarenakan udah tua, gak bisa mikir yang mumet2 dan gak bisa nunggu yang gak pasti2, udah 32 umur neh (hehehe, maksute opo toh?). Maksute, Jengsri mau balik konsen sama study, sama ngurus Unicef, sama kerjaan. Nge-Blog ntu mang enak banget tapi ada beberapa hal yang nyita perhatian JengSri sampe gak bisa tidur semaleman (karna banyak nyamuk,hehehe). Serius neh, Kalau ada sesuatu yang dipikirin sampe gak bisa tidur gara2 Nge-Blog keknya udah kelewatan deh. Ya sutralah jalan terbaik harus ada yang ditinggal, hiks,hiks,hiks. Nanti kalau udah fresh lagi Insya Allah JengSri balik lagi Nge-Blog. Ada yang berminat mau nerusin blognya JengSri? Gratis gak usah pake bayar,hehehe. Yang berminat silahkan deh via email di jengsri@jengsri.com I'm tired, DBLN, 15:07-080509 P.S. I Love You (cahari olehmu akan isteri yang boleh menyerahkan diri (???): Fasal 6 - Gurindam 12). "Jam 2 pagi aku tertidur lalu terbangun pukul 4 pagi. Mencoba memaknai setiap kalimat dalam lamunan diatas sajadah subuh."

Cukup 50 Kata

Posted by Jeng Sri 27 comments
"Panggil saya JengSri. Saya bukan kambing tapi saya suka makan sayur2an seperti kambing. Gak suka makan binatang karna binatang juga mau hidup seperti saya. Saya si pinky girly yang feminim sukanya pake dress and highheels ke kampus and ke kantor tapi bukan berarti otak saya "girly". Suka atau gak suka dengan saya. INILAH SAYA". Paan tuh???.... Diatas adalah sebuah penggambaran tentang diri si empunya blog JengSRI yang terdiri cukup dari 50 kata saja. Sesuai dengan permintaan (atau keisengan?,hehehe) si Sweetheart. PR ini diberikan karna Jengsri sudah memberikan komentar sebanyak 50 komentar di blognya dia, so iseng banget kan ngasih PR kayak gini?
Segitu aja deskripsi tentang diriku ya say, mohon maap kalau ada kekurangan dan kelebihannya dan makasih buat award dan PR ngerjainnya ini,hehehe. Yang mau dapet Award komentar 50 comments dari JengSri buruan komen yang banyak yak. Ntar JengSri kasih kerjaan plus di timpuk pake award ini,hehehe. Btw, Jangan sering2 protes dul! Will You Be My Man? (To SOMEONE) DBLN, 22.49-060509

6 May 2009

Nobel PerDamaian Para Blogger

Posted by Jeng Sri 43 comments
Emang udah waktunya dibuat nobel untuk para blogger. Mungkin orang2 di Indonesia yang aktif dalam perkumpulan dunia perblogeran bisa menjadikan ini suatu ide nyata? Dunia blogging ternyata tidak hanya memberikan dampak positif untut membaca dan menulis. Namun lebih dari itu dapat dijadikan ajang bisnis online yang cukup menjanjikan. So, kapan nih ada Nobel buat JengSri?,hehehe. Ngomongin Nobel sebelum ini bisa direalisasikan oleh para blogger Indonesia JengSri mau pajang 'nobel2' dari para sahabat blogger yang setia menemani pagi,siang dan malam. Ini dia Associationnya para pemberi Nobel:
  1. Mbak Reni (3 Awards)
  2. Mbak Elly (6 Awards)
  3. Mbak Fanny (1 Award)
  4. Mas Buwel (2 Awards)
  5. Anak Nelayan (1 Award)
  6. Mbak Ana (3 Awards)
  7. Joo Izzy (4 Awards)
  8. Kak Ega (2 Awards)
  9. Bunda Lina (1 Award)
  10. Bang Iwan (2 Awards)
  11. Melati (1 Award)
  12. Melly Gelis (1 Award)
Dan inilah nobel2 yang cantik itu!!!! Photobucket (Yang diatas sengaja gak dikecilin karna ini Mbahnya Nobel dari Mbah Guru Gunung Kidul,hehehe..pis ah Bang Iwan). Whuaaaa! Bersih deh lemarinya JengSri sekarang! Nah, sekarang tinggal mau bagiin sama para sahabat bloggers yang beruntung. Inilah mereka yang kena BOM NOBEL!
  1. Black-Id (seperti janjiku padamu akan memberikan awards segudang)
  2. Aprillins (Tambahin lagi ya artikel phylosophinya)
  3. Ifoell (Semangat buat Pohuwato bloggers, Still Hulontalo Lipu'u)
  4. Mas Ari (Sekali merdeka tetap merdeka!)
  5. Joo Izzy (Award khusus neh Joo,hehehe)
  6. Anak Nelayan (Rewardnya ikan ya mas,hehehe)
  7. Dwina (Cuteeeeeee Sekali)
  8. Anak Laut (Tunggu JengSri di Malay ya,hehehe)
  9. Itik Bali (suka banget dah sama postingannya si Aa' dan Enengnya. Gokil abiezzzz!)
Silahkan di bungkus ya Oms and tantes ;)! Dani California, DBLN, 23.48-030409

4 May 2009

Pajak Oh Pajak....

Posted by Jeng Sri 52 comments
Melanjuti diskusi tentang UU beberapa hari yang lalu yang akhirnya nyasar2 lari ke NPWP sampe jengkol . Ternyata ada sebagian yang gak ngerti tentang apa KEGUNAAN dari memiliki NPWP. Dari informasi beberapa komentar sahabat blogger tentang iklan pajak bunyinya agak sedikit lucu: "Kalau Gak Bayar Pajak, Apa Kata Dunia?" Betul itu, apa kata dunia kalau gak bayar pajak. Hari gini kok gak punya NPWP. Hari gini kok hidup masih serba pas2an. Hari gini kok MISKIN! Pertanyaan untuk orang pajak:
  • Tapi apa dong manfaat dari memiliki NPWP?
  • Apa anak dan istri saya akan terjamin sosialnya dengan gaji saya yang pas2an? Apakah istri saya akan mendapat santunan dari pemerintah kalau tidak bekerja dengan gaji saya yang tidak cukup?
  • Apakah anak saya akan dibebaskan dari biaya sekolah sampai keperguruan tinggi?
  • Apakah pajak saya akan memberikan pensiun dimasa tua saya?
  • Fasilitas apa yang bisa saya dari negara dari memiliki NPWP, karena dengan memilki NPWP berarti saya harus bayar pajak kan?
Kenapa harus punya NPWP? ini versi untuk negara2 kaya seperti Amerika, Eropa Barat, Australia dan Afrika Selatan:
  • Untuk membayar pajak
  • Sebagai jaminan sosial
  • Urusan tetek bengek
A. Untuk Membayar Pajak Versi pembayaran pajak ini dibagi menjadi beberapa seperti contoh pembayaran pajak barang mewah, rumah, usaha, dan gaji (seperti yang Attayaya bilang). Nah, setiap warga negara/immigrant yang memiliki NPWP diwajibkan memiliki NPWP. Dengan memiliki NPWP ini setiap orang akan terdeteksi situasi ekonominya. Nah, dari sini pemerintah tahu bagaimana cara menanggulangi masyarakat yang berekonomi lemah. Bagi setiap pemilik NPWP apabila bekerja akan mendapatkan potongan pajak secara otomatis tiap bulannya. Semakin kaya dan semakin besar gaji maka semakin besar pemotongan pajaknya. Tapi ini fairplay yang adil karena dari sini pemerintah mengelolah pajak secara merata kepada yang berekonomi lemah. B. Jaminan Sosial Pemungutan pajak yang besar dikelola menjadi sebuah jaminan bagi rakyat, seperti biaya rumah sakit dan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. So, dari pengambilan pajak yang besar dari sikaya maka tertolonglah para fakir miskin dalam ekonominya. Dan tentu saja dengan ekonomi yang tertolong melalui pajak yang terkelola baik ini maka tidak ada lagi itu yang namanya fakir miskin, karena mereka mampu membayar pajak sesuai kemampuan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Pembayaran pajak ini akan menghasilkan banyak jaminan sosial bagi yang memerlukannya. Seperti contohnya, pensiun. Jadi pensiun ini tidak hanya didapat untuk pegawai negri atau swasta. Di negara2 kaya yang disebut diatas tidak mengenal kata2 pegawai negri. Seorang waitresspun berhak mendapatkan pensiunnya. *Lho itu kan dinegara2 kaya JengSri, bukan di Indonesia? Betul itu. Namun kegunaan sebuah NPWP memang seharusnya seperti itu. Kalau punya NPWP tapi tidak bisa merubah ekonomi kehidupan, so buat apa bayar pajak? Jangan seperti yang Bang Iwan bilang: "Guru aja yang Gajinya Alhamdulillah wajib saya "syukuri" diharuskan nyetor pajak.... Abis tuh... untung banyak yang mau minjemin". Duh, bersyukur memang harus, tapi kalau harus ngutang lagi? Apa gunanya bayar pajak? Jadi intinya, pajak itu buat kesejahteraan bukan buat gali lobang tutup lobang seperti kata bang Iwan (sorry di copy terus nih bang,hehehe). Aku Dan DiriMu, DBLN, 17.58-030409

2 May 2009

JadulNya DiriMu

Posted by Jeng Sri 40 comments
Let me tell you a secret... Untung ajah ada yang namanya blog. Untung ajah ada yang namanya followers, untung ajah ada yang namanya si JONK yang bikin gue ketawa ngakak sama kelucuan dan keluguan serta keimutannya yang sedikit amit itu. JONK, swear tekewer-kewer, lu bikin gue ketawa kalo baca comment and postingan lu. Gue heran ajah napa sih lu gak jadi pelawak? gue heran ajah napa sih si die yang super cantik bak bidadari itu susah banget lu dapetin? (huahaha, yang ini so tau banged deh gue!). Tapi beneran deh JONK, seenggaknya walaupun ibarat kata lu bukan tipe kayak die, masa iya seh dia kaga kepikat sama lu. Mission impossible banget deh kayaknya. Secara gue udah liat photo lu waktu kecilnya guanteng banget. Ngingetin gue sama Amitha Bacem waktu kecilnya JONK,hehehe. Btw, gue kok jadi ngomongin si Jonk sih? iya nih. Otak gue memerintahkan kalo mau ketawa2 lari ajah ketempatnya si JONK, atau si ITIK BALI (kalau si Itik mah emang imut beneran, laen sama Jonk ya,heheheh) well, si JONK kecenya versi Amitha bacem dong. Secara dalam psikologi....(semuak tereak: Aahhhh boring!!!!). Ya udah gue kaga lanjutin deh. INTINYA, si ITIK BALI dan si JONK secara mereka tidak sadari telah memberikan GoodMood ke dalem syaraf2 otak gue. Tengkyu darlings! "Emang lagi badmood mpok?" Well, badmood yang masih terkendali. Selalu dong gue bisa mengendalikan. Gue gitu lho (*Narsis mode on*). Gue badmood karna bete sama SOMEONE, keki sama SOMEONE, sebel sama SOMEONE, si SOMEONE ini bener2 kayak SIOMAY, pengennya gue makan pake sambel siomay yang pedessssss banget sampe gue meler, sampe muke gue merah, sampe gue basah keringet, sampe gue mencret2! Sayangnya nih SOMEONE bukan siomay!!!! "Lha emangnya si SOMEONE ngapain mpok?" die kaga demen sama gue!!! "HAH kok bisa sehhhh????" Adohh lu kok nanyanya gitu sih??!! lom pernah makan semurnya sendal jepit buatan gue ya???!!! Udah deh gue kaga mau bahas2 itu lagi. Nih gue kasih statement langsung ke si SOMEONE. Mau di masukin ke ati silahkan, mau dimasukin ke draft blog lu juga silahkan!!! (teriak pake murka tiada tara):
  • Lu kalau gak demen sama gue. GUE TERIMA!
  • Tapi ngomong dong kalau gak demen!
  • Jangang ngomong ngalor-ngidul gak nemu juntrungannya!
"Eh ntar dulu mpok, gimana kalo die demen sama mpok?" Ya langsung kawin, eh nikah, eh sama ajah lah pokonya! Nih jaman udah jadul, negara jadul, ekonomi jadul, kenapa lu ikutan jadul sih??? (pertanyaan buat si SOMEONE!). Karena gue normal bin waras so gue gak mau ikutan jadul kayak lu, kayak negara, kaya ekonomi! GUE NORMAL! "Hehehe, cinta ditolak kok bawa2 negara sama ekonomi" Biarin! daripada dibilang jadul! To be continued... Tentang Seseorang, DBLN, 20.27-010509

1 May 2009

Hak Nih Yee....

Posted by Jeng Sri 40 comments
Sekedar melanjuti tulisannya Mas Suryaden tentang artikel berjudul Pendidikan Itu Hak yang tulisannya Mas Aden ini menyangkut pula tentang beberapa Pasal Undang-Undang mengenai Pendidikan di Indonesia. Walaupun sudah lama gak pernah bahas2 lagi yang kayak gini (capek deh,hehehe). Tapi nyatanya tulisannya Mas Aden ini membangkitkan gairah 'critical thinking'nya JengSri yang memang sudah mengakar sejak terlahir sebagai seorang manu, dan sianya masih belajar. Dari jaman naga bonar sampai jaman naga bina dari dulu pasal dibuat cuma buat pengukir peraturan managemen yang bernama pemerintahan. Namun untuk menghormati kinerja mereka (apapun dibalik itu) yang telah bersusah payah membuat pasal2 itu menjadi cantik dan indah, rakyat mau tidak mau dipenjara rasa bingung antara UU dengan kenyataan. Hampir dari semua UU berbicara tentang Hak yang seharusnya didapat oleh rakyat. Tapi si pembuat UU lupa bahwa Hak akan selalu menimbulkan sebuah Kewajiban. Anehnya, kenapa Hak lahir terlebih dahulu sebelum ada Kewajiban? Dari sini bisa terbaca bahwa rakyat hanya diemong oleh mimpi dan janji. Kasih dulu kewajiban untuk rakyat baru di kasih hak. Apa contohnya kewajiban itu: Ya, bayar pajak dong. Rakyat protes: "lha bayar pajak dari mana mbak? lha wong buat makan aja susah". Betul itu, bayar pajak dari mana? makan aja senen kemis kok! Bebaskan rakyat dari biaya berikut ini:
  • Rumah Sakit
  • Pendidikan dari SD sampai Perguruan Tinggi
Kalau rakyat sehat dan terdidik sudah pasti SDM akan berjalan lancar. Kalau sudah SDMnya lancar biar SDAnya cuma seukuran pulau kecil hidup tidak lagi senen kemis. Apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah untuk mendapatkan biaya semua itu?
  • Mengatur pajak negara dengan baik, seperti;
  • Kenakan pajak bagi orang2 kaya dan pengusaha kaya
Dari pengaturan pajak yang diambil dari sikaya ini maka akan terciptalah suatu proses kinerja yang menjanjikan masa depan bagi rakyat. Nah, rumah sakit gratis, rakyat sehat gak perlu uring2an mau bayar rumah sakit. Plus rakyat pinter gak ada yang gaptek, oon, or AsBun (asal bunyi) yang tanpa ilmu. Kalau sudah seperti ini tinggal deh rakyat bisa menjalankan kewajibannya untuk membayar pajak. Seperti yang lagi heboh2nya saat ini tentang NPWP. Heran aja waktu pulang kok diwajibkan harus punya NPWP. Untuk apa? NPWP atau kalau di Amerika disebut social security, di Ireland disebut PPS, bukanlah sekedar yang berjudul Nomor Pokok Wajib Pajak. NPWP adalah merupakan suatu bentuk jaminan sosial bagi setiap warga negara yang memiliki NPWP. Kalau ada kewajiban gak dapet Hak, lha piye toh? Disuruh bayar pajak gaji cuma secuil, lha piye toh? Mas, Mbak wakilnya rakyat dan rakyat juga (termasuk JengSri). SDAnya Indonesia ada dari kutub Utara sampe Kutub Selatan Bumi. SDAnya Indonesia jauh lebih kaya bin tajir bin melimpah ruah dari negara2 tajir di Eropa barat. Bayangin aja, negara2 kaya itu kalau perlu bahan2 sandang pangan harus nunggu imporan dari Indonesia dari berlian sampe jengkol. Tapi kenapa yang di impor lebih makmur dari yang ngekspor yak? Mumet mode on, back to assigment lagi dah! Imagine Me And You, DBLN, 22.19-290409
 

JengSRI's BloG Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Make Money from Zazzle|web hosting