I K H L A S
Tuesday, May 26, 2009 JS Hanniffy 48 Comments
48 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Blogging And Money
Monday, May 25, 2009 JS Hanniffy 33 Comments
I originally didn't think that my hobby of writing in the blog to make money. I write only because fraudulent to fill my spare time. But ultimately I know that through blogging we can also make money. With no knowledge at all about the marketing business, I also try to search for information from the internet. Originally indeed difficult, but the advantages the Internet has changed how I think of the difficult becomes easy, even easy.
33 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Buat Kaum PRIA Baca Ini! PENTING!
Sunday, May 24, 2009 JS Hanniffy 33 Comments
33 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Presiden Indonesia 2009
Saturday, May 23, 2009 JS Hanniffy 46 Comments
46 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Marriage
Thursday, May 21, 2009 JS Hanniffy 51 Comments
In the countries of western Europe marriage is a big step to be taken. No wonder that in many western European men and women above 30 years have not been married. marriage is a commitment between two parties.
And, commitment in marriage should not be used as a game. In a marriage commitment is more important than love. With a commitment at least we can think logically about things in the life.
Unfortunately, this is not thought by adolescents in Indonesia. Either the law or whatever, young people in Indonesia prefer to choose married quickly without thinking about the commitment. More distressing is that parents who choose candidates for the husband / wife for their children! And this still happens in Indonesia.
Argghhh! Is time teenagers indonesia change their way of thinking about marriage. Marriage is a commitment that requires great responsibility concerning the life of another person (wife / husband and children). If you don't think carefully when you marry, then wait for the divorce otherwise whatsoever! Demi Cinta,
DBLN, 21.52-190509
Free Domain, Unlimited Disk Space, Unlimited Data Transfer and 35% off with Yahoo! Web Hosting
51 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Divorce
Wednesday, May 20, 2009 JS Hanniffy 62 Comments
Wuih, kenapa bisa ini terjadi? Di negara yang justru mayoritas mempunyai keyakinan kuat tentang yang namanya ikatan pernikahan menurut agama?
Yang masyarakatnya berkeyakinan (atau dinina bobokan?) bahwa menikah adalah suatu jalan terbaik untuk hidup bersama? Hubungan yang disebut pacaran dalam waktu 2 bulanpun bisa langsung tancap ke KUA untuk mensahkan hubungan mereka.
Karena kata agama itu halal, karena kata orang tua itu baik. Lalu kenapa sesuatu yang halal dan yang baik bisa menjadi sebuah momok yang bernama PERCERAIAN? Dengan tidak bermaksud menentang siapa dan apapun, seorang ordinary blogger yang bernama JengSRI ingin menyampaikan uneg2 tentang PERCERAIAN kepada KAMU.
62 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Pahlawan Devisa Negara
Tuesday, May 19, 2009 JS Hanniffy 41 Comments
41 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
J U S T I C E
Sunday, May 17, 2009 JS Hanniffy 39 Comments
39 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
I'm Back!
Thursday, May 14, 2009 JS Hanniffy 40 Comments
40 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
P E N S I U N
Friday, May 08, 2009 JS Hanniffy 33 Comments
33 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Cukup 50 Kata
Friday, May 08, 2009 JS Hanniffy 27 Comments
"Panggil saya JengSri. Saya bukan kambing tapi saya suka makan sayur2an seperti kambing. Gak suka makan binatang karna binatang juga mau hidup seperti saya. Saya si pinky girly yang feminim sukanya pake dress and highheels ke kampus and ke kantor tapi bukan berarti otak saya "girly". Suka atau gak suka dengan saya. INILAH SAYA".
Paan tuh???....
Diatas adalah sebuah penggambaran tentang diri si empunya blog JengSRI yang terdiri cukup dari 50 kata saja. Sesuai dengan permintaan (atau keisengan?,hehehe) si Sweetheart. PR ini diberikan karna Jengsri sudah memberikan komentar sebanyak 50 komentar di blognya dia, so iseng banget kan ngasih PR kayak gini?
27 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Nobel PerDamaian Para Blogger
Wednesday, May 06, 2009 JS Hanniffy 43 Comments
- Mbak Reni (3 Awards)
- Mbak Elly (6 Awards)
- Mbak Fanny (1 Award)
- Mas Buwel (2 Awards)
- Anak Nelayan (1 Award)
- Mbak Ana (3 Awards)
- Joo Izzy (4 Awards)
- Kak Ega (2 Awards)
- Bunda Lina (1 Award)
- Bang Iwan (2 Awards)
- Melati (1 Award)
- Melly Gelis (1 Award)










(Yang diatas sengaja gak dikecilin karna ini Mbahnya Nobel dari Mbah Guru Gunung Kidul,hehehe..pis ah Bang Iwan).
Whuaaaa! Bersih deh lemarinya JengSri sekarang!
Nah, sekarang tinggal mau bagiin sama para sahabat bloggers yang beruntung. Inilah mereka yang kena BOM NOBEL! - Black-Id (seperti janjiku padamu akan memberikan awards segudang)
- Aprillins (Tambahin lagi ya artikel phylosophinya)
- Ifoell (Semangat buat Pohuwato bloggers, Still Hulontalo Lipu'u)
- Mas Ari (Sekali merdeka tetap merdeka!)
- Joo Izzy (Award khusus neh Joo,hehehe)
- Anak Nelayan (Rewardnya ikan ya mas,hehehe)
- Dwina (Cuteeeeeee Sekali)
- Anak Laut (Tunggu JengSri di Malay ya,hehehe)
- Itik Bali (suka banget dah sama postingannya si Aa' dan Enengnya. Gokil abiezzzz!)
43 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Pajak Oh Pajak....
Monday, May 04, 2009 JS Hanniffy 52 Comments
Dari informasi beberapa komentar sahabat blogger tentang iklan pajak bunyinya agak sedikit lucu: "Kalau Gak Bayar Pajak, Apa Kata Dunia?" Betul itu, apa kata dunia kalau gak bayar pajak. Hari gini kok gak punya NPWP. Hari gini kok hidup masih serba pas2an. Hari gini kok MISKIN!
Pertanyaan untuk orang pajak:
- Tapi apa dong manfaat dari memiliki NPWP?
- Apa anak dan istri saya akan terjamin sosialnya dengan gaji saya yang pas2an? Apakah istri saya akan mendapat santunan dari pemerintah kalau tidak bekerja dengan gaji saya yang tidak cukup?
- Apakah anak saya akan dibebaskan dari biaya sekolah sampai keperguruan tinggi?
- Apakah pajak saya akan memberikan pensiun dimasa tua saya?
- Fasilitas apa yang bisa saya dari negara dari memiliki NPWP, karena dengan memilki NPWP berarti saya harus bayar pajak kan?
- Untuk membayar pajak
- Sebagai jaminan sosial
- Urusan tetek bengek
Versi pembayaran pajak ini dibagi menjadi beberapa seperti contoh pembayaran pajak barang mewah, rumah, usaha, dan gaji (seperti yang Attayaya bilang). Nah, setiap warga negara/immigrant yang memiliki NPWP diwajibkan memiliki NPWP. Dengan memiliki NPWP ini setiap orang akan terdeteksi situasi ekonominya.
Nah, dari sini pemerintah tahu bagaimana cara menanggulangi masyarakat yang berekonomi lemah. Bagi setiap pemilik NPWP apabila bekerja akan mendapatkan potongan pajak secara otomatis tiap bulannya. Semakin kaya dan semakin besar gaji maka semakin besar pemotongan pajaknya. Tapi ini fairplay yang adil karena dari sini pemerintah mengelolah pajak secara merata kepada yang berekonomi lemah.
Jaminan Sosial
Pemungutan pajak yang besar dikelola menjadi sebuah jaminan bagi rakyat, seperti biaya rumah sakit dan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. So, dari pengambilan pajak yang besar dari sikaya maka tertolonglah para fakir miskin dalam ekonominya.
Dan tentu saja dengan ekonomi yang tertolong melalui pajak yang terkelola baik ini maka tidak ada lagi itu yang namanya fakir miskin, karena mereka mampu membayar pajak sesuai kemampuan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Pembayaran pajak ini akan menghasilkan banyak jaminan sosial bagi yang memerlukannya. Seperti contohnya, pensiun. Jadi pensiun ini tidak hanya didapat untuk pegawai negri atau swasta. Di negara2 kaya yang disebut diatas tidak mengenal kata2 pegawai negri. Seorang waitresspun berhak mendapatkan pensiunnya. *Lho itu kan dinegara2 kaya JengSri, bukan di Indonesia? Betul itu. Namun kegunaan sebuah NPWP memang seharusnya seperti itu.
Kalau punya NPWP tapi tidak bisa merubah ekonomi kehidupan, so buat apa bayar pajak? Jangan seperti yang Bang Iwan bilang: "Guru aja yang Gajinya Alhamdulillah wajib saya "syukuri" diharuskan nyetor pajak.... Abis tuh... untung banyak yang mau minjemin".
Duh, bersyukur memang harus, tapi kalau harus ngutang lagi? Apa gunanya bayar pajak? Jadi intinya, pajak itu buat kesejahteraan bukan buat gali lobang tutup lobang seperti kata bang Iwan (sorry di copy terus nih bang, hehehe).
Aku Dan DiriMu, DBLN, 17.58-030409
52 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
JadulNya DiriMu
Saturday, May 02, 2009 JS Hanniffy 40 Comments
- Lu kalau gak demen sama gue. GUE TERIMA!
- Tapi ngomong dong kalau gak demen!
- Jangang ngomong ngalor-ngidul gak nemu juntrungannya!
40 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Hak Nih Yee....
Friday, May 01, 2009 JS Hanniffy 40 Comments
Sekedar melanjuti tulisannya Mas Suryaden tentang artikel berjudul Pendidikan Itu Hak yang tulisannya Mas Aden ini menyangkut pula tentang beberapa Pasal Undang-Undang mengenai Pendidikan di Indonesia. Walaupun sudah lama gak pernah bahas2 lagi yang kayak gini (capek deh,hehehe).
Tapi nyatanya tulisannya Mas Aden ini membangkitkan gairah 'critical thinking'nya JengSri yang memang sudah mengakar sejak terlahir sebagai seorang manu, dan sianya masih belajar.
Dari jaman naga bonar sampai jaman naga bina dari dulu pasal dibuat cuma buat pengukir peraturan managemen yang bernama pemerintahan. Namun untuk menghormati kinerja mereka (apapun dibalik itu) yang telah bersusah payah membuat pasal2 itu menjadi cantik dan indah, rakyat mau tidak mau dipenjara rasa bingung antara UU dengan kenyataan.
Hampir dari semua UU berbicara tentang Hak yang seharusnya didapat oleh rakyat. Tapi si pembuat UU lupa bahwa Hak akan selalu menimbulkan sebuah Kewajiban. Anehnya, kenapa Hak lahir terlebih dahulu sebelum ada Kewajiban?
Dari sini bisa terbaca bahwa rakyat hanya diemong oleh mimpi dan janji. Kasih dulu kewajiban untuk rakyat baru di kasih hak. Apa contohnya kewajiban itu: Ya, bayar pajak dong.
Rakyat protes: "lha bayar pajak dari mana mbak? lha wong buat makan aja susah".
Betul itu, bayar pajak dari mana? makan aja senen kemis kok!
Bebaskan rakyat dari biaya berikut ini:
- Rumah Sakit
- Pendidikan dari SD sampai Perguruan Tinggi
- Mengatur pajak negara dengan baik, seperti;
- Kenakan pajak bagi orang2 kaya dan pengusaha kaya
40 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.
Blogger since 2008, writing with a fresh perspective.
Twitter Feeds
For you who interested in #yogaretreat#yogadetox https://t.co/htZASDUBsI
— JPro (@JSHanniffy) November 1, 2016
Popular Posts
-
Apa jadinya kalau cinta digadaikan? Tiadalah artinya jiwa untuk dihargai lagi, Jika Abangku Wr Supratman saat menciptakan sebuah national ...
-
Update blog ah sebelum blog ini lumutan, hehe. Mumpung lagi diimigrasi plus dapet ide sekalian update soal visa kunjungan diIndonesia. ...
-
Saya suka bereksplorasi dengan makeup terutama makeup yang memiliki kualitas bagus, artinya makeup yang tidak mengandung bahan kemikal tingg...

32 comments:
Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.